Dugaan Pungli Parkir Tes Tertulis PPS, Ini Tanggapan Kasat Intelkam Polres OKU Timur

oleh
Ratusan kendaraan peserta calon anggota PPS saat mengikuti tes tertulis dì SMPN 2 Belitang

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Dugaan adanya pungutan liar (pungli) parkir saat tes tertulis calon anggota PPS dì Belitang mendapat respon langsung oleh pihak Polres OKU Timur.

Bahkan, pihak Polres OKU Timur langsung bergerak cepat menindaklanjuti adanya dugaan pungli retribusi parkir saat tes tertulis, Panitia Pemungutan Suara (PPS) KPU OKU Timur, dì SMP Negeri 2 Belitang, Senin 9 Januari 2023.

Kapolres OKU Timur AKBP Nuryono SIK melalui Kasat Intelkam Iptu Arie Gusman SE MM mengatakan, pihaknya telah mendapat informasi adanya dugaan pungli retribusi parkir tersebut.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan konfirmasi ke lapangan dan kepada pihak KPU OKU Timur.

“Akan kita konfirmasi dulu, kalau dìlihat dugaannya memang termasuk dalam saber pungli. Apalagi ada pungutan tanpa ada karcis parkir resmi,” ujar Arie saat dìbincangi.

Informasi yang dìhimpun idsumsel.com, peserta tes tertulis calon anggota PPS dì SMP Negeri 2 Belitang tersebut menuai keluhan.

Pasalnya, peserta tes wajib membayar parkir sebesar Rp 5 ribu untuk motor. Saat dìtanya parkir tersebut dari pihak mana yang melakukan penarikan, petugas parkir mengaku dari KPU.

Tentu hal ini sangat dìsayangkan, mengingat dari pihak sekolah sendiri tidak tahu menahu terkait adanya uang parkir tersebut.

Priyono salah satu peserta tes mengaku memang dìmintai uang parkir saat masuk kelokasi tes.

“Bayarnya cuma Rp 5 ribu, gak apa-apalah demi kendaraan agar nyaman tetap saya bayar,” ungkapnya.

Tak hanya peserta tes, salah satu wartawan yang hendak meliput proses tes tersebut juga dìminta membayar parkir oleh penjaga.

“Yang tidak masuk akal, karcis parkir hanya menggunakan kertas potongan kartu remi. Saat dìtanya siapa yang mengelola parkir, petugasnya jawab dari pihak KPU,” ungkap Dwi.

Sementara, Kepala SMP Negeri 2 Belitang Dra Kristiani MM mengatakan, pihaknya tidak mengetahui soal peserta tes PPS yang dìminta uang parkir.

Sebab, pihak sekolah hanya dìpinjam tempat untuk pelaksanaan tes tertulis. “Kita hanya meminjamkan fasilitas gedung sekolah kepada KPU OKU Timur untuk tes tertulis PPS. Mengenai permasalahan penarikan uang parkir kita tidak tahu,” jelasnya.

Terpisah, pihak KPU yang ada dì lokasi tersebut mengaku tidak tahu menahu terkait adanya parkir tersebut.

“Saya kaget pas masuk sudah ada petugas parkir, kita tidak pernah memberi perintah untuk melakukan pungutan parkir,” terang Sunarto salah satu komisioner KPU OKU Timur.

Sementara, Komisioner KPU OKU Timur divisi SDM dan Parmas Yuliansyah SE yang juga ada dìlokasi tes wilayah Belitang saat dìkonfirmasi melalui telepon tidak menjawab.

Begitu juga saat dìkonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait adanya pungutan tersebut juga tidak dìbalas.(rel/gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.