OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Satuan Pendidikan Anak Usia Dìni (PAUD), SD dan SMP dì Kabupaten OKU Timur akan serentak masuk sekolah pada Senin 06 Januari 2025.
Hal ini setelah melewati libur panjang akhir semester ganjil sesuai dengan kalender pendidikan Dìsdikbud Kabupaten OKU Timur.
Kepala sekolah (Kepsek) PAUD, SD dan SMP dì Kabupaten OKU Timur dìminta menyiapkan kegiatan belajar mengajar (KBM), pada hari pertama masuk sekolah.
Bahkan, jika ada guru atau kepsek yang memperpanjang masa libur akan dìberikan saksi tegas oleh Disdikbud OKU Timur.
Pemberian sanksi ini dìtegaskan langsung Kadisdikbud OKU Timur, Wakimin SPd MM melalaui Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar, Edi Subandi SE MM.
“Guru dan Kepsek yang nambah libur akan kita berikan sanksi. Mulai dari pembinaan atau berupa surat panggilan untuk melaksanakan apel dì Disdikbud,” tegas Edi Subandi, Minggu 05 Januari 2025.
Sanksi ini kata Edi, sebagai bentuk upaya penegakan dìsiplin untuk seluruh satuan pendidikan dìbawah naungan Dìsdikbud OKU Timur.
“Pak Kadin juga sudah mengeluarkan surat tugas, agar besok semua satuan pendidikan akan dìmonitoring persentase kehadiran PTK nya,” ujar Edi.
Edi mengatakan, jika besok saat monitoring dìtemukan guru dan kepsek tidak masuk sekolah, apalagi tanpa keterangan tentu akan dìberikan sanksi.
“Kecuali ada keluarga terdekat sedang sakit atau tetangga kiri kanan rumah sedang ada musibah dan memburuhkan bantuan. Namun tetap harus ada keterangan atau izin,” bebernya.
Menurut Edi Subandi, sebelum masuk, sekolah-sekolah dì OKU Timur wajib menjadwalkan dan mempersiapkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semester genap.
Sehingga, semua warga sekolah bisa sama-sama kembali masuk sekolah tepat waktu, sesuai jadwal yang sudah dìtetapkan.
Edi mengingatkan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, staf dan seluruh siswa agar mematuhi kalender pendidikan.
“Tidak dìperkenankan menambah libur, begitu masuk sekolah sudah lansung aktif belajar mengajar,” cetus Edi.
Dalam kesempatan yang sama, Edi meminta kepala sekolah dan guru, serta staf tetap memperhatikan kebersiahan sekolah sebelum masuk sekolah.
Meskipun siswa libur, kepala sekolah harus bisa memanajemen bagaimana lingkungan sekolah tetap bersih dan rapi.
“Kita minta seluruh warga sekolah tetap menjaga kebersihan lingkungan. Baik pada saat libur maupun saat masuk sekolah,” katanya. (gas).






