Hasil Operasi Ketupat Musi 2025 di OKU Timur, Kecelakaan Naik 25 Persen

oleh
Hasil Operasi Ketupat Musi 2025 di OKU Timur, Kecelakaan Naik 25 Persen
Selama Operasi Ketupat Musi 2025, Polres OKU Timur catat peningkatan angka kecelakaan. Foto: Indra/idsumsel

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM –Pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2025 dì wilayah hukum Polres OKU Timur resmi berakhir pada 8 April 2025.

Operasi berlangsung selama 14 hari, dimulai dari 26 Maret 2025, dengan tujuan mengamankan arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri.

BACA JUGA: Amankan Lebaran, Polres OKU Timur Gelar Operasi Ketupat Musi 2025

Selama masa operasi, jajaran Polres OKU Timur Polda Sumsel mengerahkan sebanyak 69 personel.

 

Hal ini guna mengamankan titik-titik rawan kemacetan, kecelakaan, dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres OKU Timur, AKBP Kevin Leleury melalui Kabag Ops, Kompol Mahmudin Ginting, menyampaikan bahwa secara umum operasi berjalan aman dan tertib.

BACA JUGA: Ops Keselamatan Musi 2025, Polres OKU Timur Tindak Tegas 11 Pelanggaran

 

Namun, tetap terjadi sejumlah insiden kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa maupun luka-luka.

Perbandingan Kecelakaan 2024 vs 2025

 

Tahun lalu, Operasi Ketupat Musi 2024, Polres OKU Timur mencatat empat kasus kecelakaan. Yakni 1 meninggal, 3 luka berat, 4 luka ringan dan kerugian Rp1,9 juta

Sedangkan, tahun ini tercatat lima kasus kecelakaan selama masa Operasi Ketupat Musi 2025. Dengan 1 korban meninggal, 4 luka berat, 7 luka ringan dengan kerugian Rp5 juta.

BACA JUGA: Mulai Hari ini, Bikin SIM di Polres OKU Timur Wajib Lampirkan Hasil Tes Psikologi

“Jika dibandingkan dengan Operasi Ketupat Musi 2024, terdapat peningkatan sekitar 25 persen dalam jumlah kejadian kecelakaan,” jelasnya.

Kronologi 5 Kecelakaan Operasi Ketupat Musi

 

1. 31 Maret 2025 – Tugu Arum, Belitang I

Dua motor bertabrakan di simpang empat Desa Talang Ogan. Tiga orang mengalami luka-luka, termasuk luka robek dan patah tulang.

BACA JUGA: Satresnarkoba Polres OKU Timur Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp 250 Juta

2. 30 Maret 2025 – Tulung Harapan, Semendawai Timur

Motor Honda Verza menabrak Supra X dari belakang karena kecepatan tinggi. Dua pengendara alami luka.

3. 2 April 2025 – Jalan Desa Kota Negara, Madang Suku II

Motor pecah ban dan terjatuh. Tiga orang terluka ringan hingga sedang.

4. 3 April 2025 – Cipta Muda, Buay Madang

Kecelakaan fatal setelah pengendara dìsenggol motor lain. Korban meninggal dunia dì lokasi, sementara pelaku melarikan diri.

BACA JUGA: Jual Beli Sabu, Dua Polisi Polres OKU Ditangkap, Satu Buron

5. 6 April 2025 – Jalan Irigasi Perjaya, BP Peliung

Motor hendak menyalip namun bersenggolan. Anak pengendara mengalami luka berat dan koma. Beberapa korban lain mengalami luka ringan.

Situasi Keamanan Aman dan Kondusif

 

Meski terjadi beberapa kecelakaan, Kompol Ginting memastikan tidak ada gangguan kamtibmas yang signifikan selama operasi berlangsung.

Hal ini berkat sinergi antara aparat dì lapangan dan kesadaran masyarakat yang semakin meningkat.

BACA JUGA: Jembatan Gantung Desa Negeri Sakti Ambruk dan Nyaris Putus, Motor Dinas Hanyut

“Kami akan terus memperkuat edukasi dan patroli preventif pada titik rawan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Polres OKU Timur mengimbau masyarakat untuk selalu memprioritaskan keselamatan berkendara, terutama saat musim libur panjang seperti Lebaran.

“Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dìnilai menjadi kunci menurunkan angka kecelakaan dì wilayah OKU Timur,” bebernya.

BACA JUGA: Begal Sadis Bersenpi yang Beraksi di Jalan Irigasi Belitang II Ditangkap Tim Gabugan

Dalam kesempatan yang sama, Kompol Ginting selalu mengajak masyarakat OKU Timur untuk lebih berhati-hati dalam berkendara.

“Utamakan keselamatan dan patuhi aturan lalu lintas demi keselamatan kita bersama,” pungkasnya. (gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.