OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Warga Desa Taraman, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur mendadak heboh.
Pasalnya pada Jumat 11 Agustus 2023 pagi, sekitar pukul 06.00 WIB. Salah satu warga melihat jasad bocah tengah mengapung dì aliran Sungai Rengas desa setempat.
Penemuan jasad bocah yang dìduga korban tenggelam ini pertama kali dìlihat oleh Usman, warga Taraman, Kecamatan Semendawai Suku III.
Saat itu, Usman hendak mengambil pasangan pancing tajurnya yang telah dìpasang sejak kemarin, dì sepanjang aliran sungai tersebut.
Saat menyisiri sungai, tiba-tiba ia dìkagetkan dengan melihat sosok màyàt yang tengah mengapung.
Sesosok màyàt itu mengenakan baju berwarna orange dan celana pendek berwarana cokelat.
Sontak, Usman langsung mengambil handphonenya dan menghubungi Kades Taraman, Fahrul.
“Setelah mendapat informasi dari Usman, saya langsung menghubungi Kapolsek Semendawai Suku III,” ungkap Kades Taraman, Fahrul kepada idsumsel.com, Jumat 11 Agustus 2023, sekitar pukul 08.20 WIB.
Setelah menghubungi pihak Polisi, jasad mengapung tersebut ternyata MA (6). MA bocah korban tenggelam dì aliran sungai irigasi Desa Petanggan, Kecamatan Belitang Mulya pada Rabu 9 Agustus 2023 lalu.
Jasad MA dìtemukan warga sangat jauh dari TKP kejadian, yakni dì aliran Sungai Rengas, Desa Taraman, Kecamatan Semendawai Suku III.
Penemuan jasad MA sekitar pukul 06.00 WIB. Dìmana jasad itu mengapung dengan mengenakan baju warna orange dan posisi telungkup.
“Iya benar, ternyata korban hanyut kemarin. Saat ini warga bersama anggota Polsek membantu proses evakuasi,” ujar Fahrul.
Menurut Fahrul, selain dìbantu warga sekitar proses evakuasi korban juga dìbantu aparat kepolisian.
Bahkan selah berhasil dìevakuasi kedaratan, jasad korban langsung dìbawa menggunakan mobil Patroli milik Polsek Semendawai Suku III.
“Rencana jasad korban akan langsung dìserahkan kepada pihak keluarga,” ungkapnya.
Sebelum korban MA, rekan korban IM (4) berhasil dìtemukan lebih dulu. Penemuan korban IM berjarak 1 kilometer dari TKP. Korban juga sudah dalam kondisi telah meninggal dunia.
Dìberitakan sebelumnya, dìduga tenggelam dìbawa arus saat mandi dì aliran sungai irigasi BK 16 Desa Petanggan, Kecamatan Belitang Mulya, OKU Timur.
Dua bocah inisial MA (6) dan IM (4) warga Kecamatan Semendawai Suku III tenggelam. Peristiwa naas ini terjadi Rabu 9 Agustus 2023, sekira pukul 17.30 WIB.
Hingga Kamis 10 Agustus 2023 siang, proses pencarian terus dìlakukan. Bahkan salah satu korban berhasil dìtemukan, namun dalam kondisi telah meninggal dunia.
Informasi dari pihak kepolisian, kedua korban sekitar pukul 17.00 Wib bermain dì aliran sungai tersebut. Dìmana sekitar pukul 17.30 wib, orang tua korban mencari keberadaan anaknya.
Sekitar pukul 18.30 Wib sendal anak korban ditemukan berada dìpinggir BK. Lalu orang tua korban meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian.
Selain itu, pihak keluarga juga menghubungi Polsek Belitang II dan Polsek Semendawai Suku III, untuk membantu proses pencarian.
Kapolsek Belitang II AKP Zahirin bersama Kanit Reskrim dan Kanit Intelkam dan anggota langsung melakukan pencarian sekitar TKP, tempat dìtemukan nya sendal anak korban.
“Korbn IM (4) berhasil dìtemukan berjarak 1 kilometer dari TKP. Korban sudah dalam kondisi telah meninggal dunia,” ucap Kapolsek Belitang II AKP Zahirin.
Korban yang dìtemukan langsung dìbawa kerumah duka. Namun untuk korban MA (6) yang belum dìtemukan masih dalam pencarian.
“Selain dìbantu masyarakat Desa Trimorejo, pencarian juga dìlakukan warga Desa Petanggan bersama Polsek Belitang II, Polsek Semendawai Suku III, TNI serta anggota Brimob Batalion C,” jelasnya.
Saat ini sambung Kapolsek, jenazah korban IM telah dìmakamkan. Sementar proses pencarian rekan korban terus dìlakukan.
“Selama pencarian korban cuaca cerah. Namun debit arus sungai yang deras dan cukup tinggi memperlambat penemuan korban,” jelasnya. (gas).







