Herman Deru Sebut Banjir OKU Timur Terparah Sejak 2002

oleh
Herman Deru Sebut Banjir OKU Timur Terparah Sejak 2002
Gubernur Sumsel Herman Deru menyebut banjir yang melanda Kabupaten OKU Timur terparah setelah 23 tahun lalu yakni pada 2002. Foto: dok/idsumsel

Selain itu, banjir juga merendam permukiman tujuh desa lainnya dì Belitang II, yakni Desa Keli Rejo, Kemuning Jaya, Tegal Besar, Tanjung Muning, dan Sumber Makmur.

BACA JUGA: Warga Mangulak Laporkan Oknum Satresnarkoba ke Propam Polda Sumsel

Sementara dì Kecamatan Belitang III banjir melanda enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa.

Penyempitan Sungai Pemicu Utama Banjir

 

Herman Deru menilai salah satu penyebab utama banjir adalah penyempitan alur Sungai Muara Balak dì wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang berbatasan langsung dengan OKU Timur.

Menurutnya, jika terjadi penyumbatan dì wilayah hulu, dampaknya akan dìrasakan hingga ke OKU Timur.

“Kalau terjadi penyumbatan dì OKI, airnya naik ke OKU Timur,” jelasnya.

BACA JUGA: Banjir Rendam 8000 Hektare Sawah di OKU Timur dan OKI

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Herman Deru berencana melakukan pengecekan langsung ke aliran Sungai Muara Balak dì wilayah OKI.

Ia juga telah berkoordinasi dengan Bupati OKU Timur dan berencana melakukan normalisasi sungai.

“Kalau memang ada penyempitan, akan kita lakukan normalisasi,” tegasnya.

BACA JUGA: Operasi Narkoba di OKU Timur Memanas, Polisi Dihadang Warga Saat Penangkapan di Mengulak

Hingga saat ini, BPBD Sumsel bersama pemerintah daerah setempat masih melakukan pendataan lanjutan serta pemantauan kondisi banjir dì lokasi terdampak. (**).

 

No More Posts Available.

No more pages to load.