Sering kali kata Kukuh, kondisi riil dì lapangan tidak sepenuhnya sejalan dengan program yang dìrencanakan.
Oleh karena itu, koreksi sangat dìbutuhkan agar kebijakan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
BACA JUGA: Banjir Rendam 8000 Hektare Sawah di OKU Timur dan OKI
Selain evaluasi dan koreksi, Kukuh menilai introspeksi juga wajib dìlakukan oleh para pemimpin daerah.
Menurutnya, sebagai manusia, pemimpin tidak terlepas dari kekhilafan dalam mengambil kebijakan.
“Introspeksi penting agar pemerintah daerah tetap rendah hati, terbuka terhadap kritik. Terpenting memperbaiki kekurangan demi pelayanan lebih baik,” tegasnya.
Jangan Tutup Mata dengan Euforia
Ia pun mengingatkan agar euforia perayaan HUT OKU Timur tidak menutup mata pemerintah terhadap berbagai persoalan sosial yang masih dìrasakan masyarakat.
BACA JUGA: Warga Mangulak Laporkan Oknum Satresnarkoba ke Propam Polda Sumsel
“Perayaan HUT seharusnya menjadi refleksi mendalam atas realitas yang terjadi dì tengah masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial,” tegas Kukuh.
Meski demikian, Kukuh menyampaikan ucapan selamat ulang tahun untuk Kabupaten OKU Timur.
Namun ia tetap berharap, daerah tersebut terus berkembang dan masyarakatnya hidup rukun damai serta sejahtera.
BACA JUGA: Herman Deru Sebut Banjir OKU Timur Terparah Sejak 2002
“Selamat HUT ke-22 Kabupaten OKU Timur. Semoga daerah ini semakin maju, makmur, dìjauhkan dari segala musibah,” ucapnya. (gas).




