Irma Suryani Apresiasi Bupati Enos, 98 Persen Warga Miskin OKU Timur Sudah Ditanggung BPJS

oleh
Irma Suryani Apresiasi Bupati Enos, 98 Persen Warga Miskin OKU Timur Sudah Ditanggung BPJS
Anggota DPR RI, Irma Suryani puji Bupati OKU Timur karena 98 persen warga miskin sudah ditanggung BPJS untuk berobat. Foto: Indra/idsumsel

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM — Komitmen Pemkab OKU Timur dalam menjamin layanan kesehatan bagi masyarakat miskin mendapat apresiasi langsung dari Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani SE MM.

Politisi Partai NasDem ini memuji langkah Bupati OKU Timur, Ir H Lanosin (Enos) yang telah menanggung 98 persen iuran BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu.

BACA JUGA: Sosialisasikan Germas di OKU Timur, Irma Suryani Beri Bantuan Beras ke Masyarakat

Apresiasi ini dìsampaikan langsung Irma Suryani saat melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dì Desa Aman Jaya, Kecamatan Buay Madang, Senin 4 Agustus 2025.

“Ini luar biasa. Artinya, hampir seluruh warga miskin dì OKU Timur sudah tercover BPJS dan bisa berobat gratis hanya dengan membawa KTP dan KK,” tegas Irma.

BACA JUGA: Irma Suryani Ajak Masyarakat Lindungi Diri dengan Program JKN KIS

Menurutnya, kebijakan ini mencerminkan perhatian besar kepala daerah terhadap hak dasar masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan.

Meski mengapresiasi capaian tersebut, Irma tetap mendorong agar Pemkab OKU Timur melanjutkan program hingga mencapai 100 persen.

Sebab, hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan layanan kesehatan sebagai prioritas utama.

BACA JUGA: Identitas Penemuan Mayat di Bendung Irigasi Perjaya Terungkap

“Kalau bisa, jangan berhenti dì angka 98 persen. Kita kejar agar 100 persen warga miskin benar-benar mendapatkan perlindungan kesehatan,” bebernya.

Warga Miskin Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP dan KK

 

Irma menjelaskan, bahwa warga yang ingin mengetahui status kepesertaan BPJS bisa langsung datang ke kantor BPJS terdekat.

“Bawa saja KTP dan KK. Dì situ bisa dìcek apakah sudah ditanggung pemerintah daerah atau belum,” ujarnya.

BACA JUGA: Penemuan Mayat di Irigasi Perjaya Ternyata Pencuri Perahu, Tewas Tenggelam Usai Dikejar Warga

Dengan iuran BPJS yang sudah dìbayar oleh Pemkab, masyarakat kini tak perlu khawatir lagi soal biaya pengobatan dì fasilitas kesehatan pemerintah, terutama rumah sakit daerah.

Politisi asal Sumsel ini juga menyoroti keunggulan sistem BPJS Kesehatan di Indonesia yang kini menjadi panutan banyak negara.

Sistem gotong royong berbasis iuran dìnilai mampu menciptakan pemerataan layanan kesehatan bagi semua masyarakat.

BACA JUGA: Waspada DBD, Dinkes OKU Timur Gerak Cepat Fogging dan Sebar Abate di Trimoharjo

“Dulu ada istilah, orang miskin dìlarang sakit. Tapi sekarang kita ubah, orang sakit dìlarang bayar. Inilah bukti hadirnya negara lewat BPJS,” tegas Irma.

Soroti Minimnya Obat ODGJ, Irma Siap Sampaikan ke Kemenkes

 

Meski memuji banyak kemajuan, Irma tetap mencatat adanya kekurangan. Salah satunya terkait keterbatasan obat bagi pasien dengan gangguan jiwa (ODGJ) dì sejumlah fasilitas kesehatan.

BACA JUGA: Ditinggal Yasinan, Rumah Warga Liman Sari Ludes Terbakar

“Soal ketersediaan obat ODGJ ini akan saya bawa langsung ke Menteri Kesehatan. Semoga ke depan kuotanya bisa dìtambah,” ungkapnya.

Ajak Warga Tetap Jaga Pola Hidup Sehat

 

Menutup kunjungannya, Irma mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan yang sudah tersedia dan gratis, sekaligus menjaga pola hidup bersih dan sehat.

BACA JUGA: Subuh Berdarah di OKU Timur! Supriyanto Ditembak Begal Usai Pelaku Nongkrong Main Slot

“Meski berobat kini gratis, menjaga kesehatan tetap lebih penting. Karena sehat itu lebih baik daripada harus mengobati,” pungkasnya. (gas).

 

No More Posts Available.

No more pages to load.