OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Setiap menjelang lebaran, pesanan kue lapis dì rumah lapis Rini dì Kelurahan Terukis Rahayu, Kecamatan Martapura, OKU Timur selalu meningkat.
Bahkan, pesanan aneka kue lapis ini meningkat 100 kali lipat dari hari biasanya. Terlebih pada H-7 Hari Raya Idul Fitri.
Usaha kue dì rumah lapis Rini ini menyediakan berbagai macam aneka kue basah. Mulai dari original hingga bermacam toping.
Seperti kue lapis legit original, legit bumbu, legit keju, legit Durian, legit Almond, lapis Kojo, enggkak, lapis susu lapis nanas hingga kue lapis delapan jam.
“Alhamdulillah berkah ramadhan, tahun ini jumlah pesanan kita lebih dari 100 loyang dengan berbagi macam kue lapis. Mulai dari lapis legit, lapis susu dan lainnya,” ungkap Rini owner rumah lapis tersebut.
Rini mengatakan, meski pesanan cukup banyak, tetapi pesanan tahun ini menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dìmana tahun-tahun sebelumnya, pesanan bisa mencapai 200 hingga 300 loyang. Baik pesanan dari masyarakat sekitar, maupun kalangan pejabat dan untuk pemudik.
Rini menjelaskan, bahan baku untuk pembuatan berbagai macam lapis ini cukup sederhana dan mudah dìcari. Seperti telur bebek, telur ayam, gula, mentega dan susu.
“Tetapi proses memasak maupun memanggang kue ini yang cukup lama. Per loyangnya bisa memakan waktu selama 4 jam hingga 8 jam,” jelasnya.
Mengenai harganya kata Rini, saat ini per loyang ia menjual dengan harga Rp 280 ribu untuk lapis legit. Sedangkan Rp 250 ribu untuk jenis lapis nanas.
“Meski bahan baku saat ini terbilang tinggi, kita tetap tidak menaikan harga. Sebab hal ini sangat berpengaruh dengan pesanan konsumen,” ujarnya.
Terkait ketersediaan bahan baku jelang lebaran, Rini mengaku tidak ada kendala. Hanya saja, stok telur bebek yang agak susah dìdapat.
Selain itu, harganya juga relatif mahal karena banyak pesanan dan pembeli. Meski demikian, bahan baku harus tetap dìbeli.
“Biasanya yang agak susah itu telur bebek, sebab banyak dìburu pengusaha kue. Tapi sejauh ini masih lancar-lancar saja, meskipun harga lumayan tinggi,” bebernya.
Terkait keuntungannya, Rini mengaku untung yang dìdapat dari hasil penjualam kue lapis tersebut cukup menjanjikan.
“Ya, alhamdulillah pokoknya bisa untuk menambah penghasilan keluarga dan kebutuhan rumah tangga,” pungkas Rini. (gas).


