OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Jelang pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) OKU Timur 1445 Hijriah pada 23 dan 24 Mei 2024 mendatang.
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten OKU Timur menggelar pembekalan terhadap 102 orang Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karo).
Pembekalan ini dìbuka langsung Kepala Kantor Kemenag OKU Timur Dr H Abdul Rosyid SAg MM MSi.
Kegiatan ini berlangsung dì Aula Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT) Kemenag OKU Timur, Selasa 14 Mei 2024.
Pembekalan ini dìhadiri juga Kasi PHU H Muhammad Husni SE MM, Kasubbag TU, Kasi Bimas Islam, Kasi Penmad dan perwakilan KBIH.
Dalam laporannya, Kasi PHU H Muhammad Husni mengatakan, pembekalan ini dìikuti 102 orang. Terdiri dari Karom sebanyak 21 orang dan Karu 81 orang.
Tujuan pembekalan ini kata Husni, agar Karu dan Karom dapat membantu CJH dalam melaksanakan rangkaian ibadah dì tanah suci.
Sehingga, masyarakat khususnya CJH dapat mengikuti alur dan prosedur ibadah haji dengan tepat dan benar.
“Alhamdulillah acara pembekalan kita dìbuka langsung Kakankemenag OKU Timur. Beliau juga memberikan arahan dan bimbingan,” ungkap Husni.
Sebagaimana terjadwal, JCH asal OKU Timur akan berangkat menuju embarkasi Palembang pada 23 dan 24 Mei 2024.
Dìmana 831 CJH OKU Timur akan terbagi menjadi dua kloter, yakni 10 dan 11 gelombang ke 2.
“Dengan waktu kurang lebih 10 hari lagi ini, segala sesuatunya harus kita laksanakan dengan efisen mungkin,” ucap Husni.
Dari 831 CJH yang akan berangkat tahun ini, terdapat 827 jamaah haji reguler. “Kemudian 2 orang petugas haji dan 2 orang lagi petugas KBIH,” paparnya.
Sementara, Kakan Kemenag OKU Timur H Abdul Rosyid mengatakan, bahwa Karu dan Karom adalah petugas haji yang sangat mulia.
Sebab, mereka yang dìtunjuk menjadi Karu dan Karom merupakan orang pilihan dalam membimbing jamaah selama dì Mekkah.
Rosyid berpesan, agar Karu dan Karom selalu menjalin komunikasi baik dengan petugas pembimbing ibadah.
Sebab, jamaah OKU Timur ini bukan hanya jamaah mandiri saja, namun ada juga dari KBIH.
Untuk itu, laksanakan tugas dengan sebaik mungkin. Mana kala petugas kloter tidak dìbantu, maka tentu mereka akan mengalami kendala.
“Saya berharap untuk bekerja sama dengan baik. Bantu rombongan dan kelompok jama’ahnya. Bantulah jamaah kita dengan ikhlas, insya Allah akan menjadi amal jariah,” pesannya.
Rosyid mejelaskan, Karu dan Karom dìbentuk untuk bertugas membantu calon jamaah haji dalam beribadah, serta mengakomodir segala aspirasi jamaah.
Tugas ini memang tidak mudah, sebab para jamaah memiliki latar belakang berbeda-beda.
“Maka harus pintar-pintarlah dalam melihat situasi dan kondisi. Agar bisa megakomodir semuanya,” tambah Rosyid.
Selain itu, petugas Karu dan Karom yang dìtunjuk sengaja dengan kondisi jamaah yang masih muda-muda. Sehingga fisiknya masih fit dan kuat.
“Ingat jaga nama baik OKU Timur, kalian semua adalah pelayanan tamu-tamu Allah SWT,” ujarnya.
Rosyid berharap para jamaah haji OKU Timur dìberi kemudahan dan kesehatan dalam melaksanakan ibadah haji.
“Serta kembali ketanah air dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh, aamiinn,” pungkasnya. (jn/gas).







