Selain di Puslatpur Martapura, kegiatan latihan ini juga berlangsung di Kalimantan Timur. Namun insentrasinya berbeda, sebab d isana menggunakan laut.
Sedangkan yang d i Sulawesi Utara yaitu Makalisung, d isana menggunakan insentrasi darat dengan kendaraan biasa dan manuver.
“Kenapa latihan kali ini sangat berbeda dari 14 kali sebelumnya, sebab materi latihannya juga senjata-senjatanya. Karena kali ini kita mendapatkan senjata-senjata bantuan yang lebih berat,” katanya.
Jadi manuver pasukan infanteri tingkat batalyon ini nanti sambungnya, akan d ibantu arteleri medan yang menggunakan sistem roket. “Kita menggunakan astros dan dari US Army menggunakan Himars,” bebernya.
Andika berharap, melalui latihan Garuda Shield-15 ini, selain meningkatkan skill prajurit, juga dapat mempererat hubungan meliter indonesia dengan US Army Pasifik.