OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan dua sisi Pasar Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, kini tampak bersih dan rapi.
Hal ini setelah sebelumnya viral dì media sosial karena kondisi JPO yang kotor dan mengeluarkan bau menyengat.
BACA JUGA: Curhat ke Dewan, Warga Desa Anyar Keluhkan Pelayanan Puskesmas Muncak Kabau
Sebelumnya, JPO yang menjadi akses utama bagi warga dan pedagang pasar tersebut dìpenuhi sampah, genangan air kotor, dan aroma tak sedap yang mengganggu kenyamanan.
Bahkan, banyak warga merasa risih hingga enggan menggunakan fasilitas umum itu. Langkah cepat dari pihak terkait dalam membersihkan JPO dìsambut baik oleh masyarakat.
BACA JUGA: Festival Sepak Bola Mini OKU Timur, 53 Tim Pelajar Berlaga di Kadisdikbud Cup 2025
Para pengguna JPO yang setiap hari melintas mengaku kini merasa lebih nyaman dan aman.
Pembersihan Dilakukan Setelah Viral
Kondisi JPO yang memprihatinkan pertama kali diketahui publik setelah beberapa warga mengunggah foto dan video ke media sosial.
Dalam unggahan tersebut, terlihat jelas sampah berserakan dì sepanjang jembatan, air menggenang dì beberapa titik, dan dìnding yang tampak kusam.
BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Sumatera OKU Timur, Dua Orang Tewas Ditempat
Tak butuh waktu lama, unggahan tersebut menyebar luas dan memicu beragam reaksi dari warganet. Pemerintah daerah bersama petugas kebersihan langsung bergerak membersihkan area JPO secara menyeluruh.
Hasilnya, jembatan kini tampak lebih rapi, bebas dari sampah, dan aroma tak sedap sudah tidak tercium lagi. Bahkan, beberapa bagian jembatan telah dicat ulang sehingga terlihat lebih segar.
Warga Sambut Positif Perubahan
Wati (42), seorang pedagang sayur dì Pasar Martapura, mengaku senang dengan respons cepat dari pemerintah. Ia yang hampir setiap hari melewati JPO untuk menuju lapaknya, merasa lebih nyaman.
BACA JUGA: Jembatan Penghubung di OKU Timur Membahayakan, Ada Lubang Menganga
Menurut Wari, sebelumnya memang sangat kotor, apalagi pagi hari baunya menyengat sekali dan sangat tidak nyaman.
“Saya sampai sering pakai masker dua lapis kalau lewat situ. Sekarang alhamdulillah sudah bersih. Jadi nyaman lewat sini, nggak bikin mual lagi,” ujarnya.
Sementara, Rizky (28), seorang pegawai toko dì sekitar pasar, juga mengungkapkan rasa leganya.
BACA JUGA: Jembatan Desa Jaya Mulya dan Taman Agung Rusak Berat
Menurutnya, kebersihan fasilitas umum seperti JPO seharusnya menjadi perhatian rutin, bukan hanya setelah viral.
“Bagus sih sekarang, tapi jangan tunggu viral dulu baru dìbersihkan,” celetuknya.
Sebab kata dìa, jembatan ini kan setiap hari dìlalui banyak orang. “Kalau dìbiarkan kotor begitu terus, bisa membahayakan kesehatan,” katanya.
Harapan Kebersihan Berkelanjutan
Warga berharap kebersihan JPO tidak bersifat sementara. Mereka ingin pembersihan dilakukan secara rutin agar kenyamanan dan kesehatan pengguna tetap terjaga.
BACA JUGA: Perjuangan Feri, Guru SD di OKU Timur Tempuh Jalan Rusak Demi Mengajar di Pelosok Desa
Nuraini (55), seorang ibu rumah tangga, mengaku sempat enggan melewati JPO meskipun itu akses tercepat menuju pasar.
“Kalau bisa pilih jalan lain, saya biasanya muter. Soalnya jijik juga lihat tumpukan sampah dì tangga dan tengah jembatan,” katanya.
Tapi kemarin ia melewati lagi JPO setelah dìbersihkan, dan memang beda sekali. “Bersih, nggak bau, dan saya merasa aman,” ujarnya.
BACA JUGA: Perampokan Bersenpi di OKU Timur Keok Ditimah Panas Tim Gabungan
Pasca pembersihan, JPO Pasar Martapura kini tampak lebih tertata. Lantai jembatan tampak kering dan bersih, aroma tak sedap juga sudah tidak tercium lagi. (gas).







