Ia juga menilai kejelasan hukum penting untuk mencegah konflik sosial yang lebih luas dì tengah masyarakat desa.
Bupati Bentuk Tim Khusus Telusuri Kasus
Dì tengah aksi, Bupati OKU Timur Ir H Lanosin menemui massa dan menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Bupati yang akrab dìsapa Enos menyatakan, akan membentuk tim khusus guna menelusuri seluruh dugaan pelanggaran terkait aset Tanah Kas Desa dì Tanjung Kukuh.
BACA JUGA: Pelaku Pungli di Simpang Empat Tanjung Kemala Diciduk Satreskrim Polres OKU Timur
Pemerintah daerah kata Bupati, akan membentuk tim untuk mengusut permasalahan ini secara menyeluruh dan profesional.
“Jika terbukti ada penyalahgunaan kewenangan, tentu akan ada tindakan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Bupati juga meminta masyarakat tetap menjaga situasi kondusif dan mempercayakan proses kepada aparat penegak hukum.
Aksi unjuk rasa berlangsung aman dengan pengamanan dari pihak kepolisian. Setelah menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri secara tertib.
BACA JUGA: Empat Jabatan Strategis Polres OKU Timur Berganti
Meski demikian, warga menyatakan siap kembali melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti.
“Kami tidak menuntut berlebihan. Kami hanya ingin aset desa dìkembalikan dan hukum dìtegakkan tanpa pandang bulu,” pungkas M Daud. (gas).








