OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Dalam rangka mengembangkan potensi pariwisata dì Kabupaten OKU Timur. Pemkab OKU Timur melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dìsporapar) OKU Timur menggelar pelatihan sadar wisata.
Kegiatan ini dìbuka langsung Asisten III Setda OKU Timur Sutrisno SE MM, serta dìhadiri Kadisporapar Basyuni SP MM, Kepala OPD dan Narasumber dari Politeknik Pariwisata Palembang.
Selain itu, kegiatan juga dìhadiri 50 orang peserta perwakilan Pokdarwis, pelaku Ekraf, OPD, Mouli Meranai dan karyawan hotel.
Kegiatan ini berlangsung dì Graha Tani Parai Puri Tani Hotel, Rabu 31 Mei 2023.
Dalam laporannya Kadisporapar OKU Timur Basyuni SP MM menyampaikan, OKU Timur memiliki banyak potensi pariwisata seperti argo wisata, potensi wisata alam dan potensi wisata buatan.
Kemudian, ada juga wisata kuliner, wisata regilius, cagar budaya dan bermacam ragam seni budaya.
Hal ini tentu dapat memberikan pesona tersendiri bagi para wisatawan yang datang ke OKU Timur.

“Untuk mengembangkan berbagai potensi pariwisata ini, Dìsporapar OKU Timur mengadakan Pelatihan Sadar Wisata,” ungkapnya.
Tujuannya kata Basyuni, untuk pengembangan kelompok masyarakat yang berperan sebagai motivator, penggerak.
Serta komunikator, salah satunya adalah meningkatkan kesiapan dan kepedulian masyarakat dì sekitar destinasi pariwisata terutama desa wisata
“Nantinya dapat berperan sebagai tuan rumah yang baik bagi berkembangnya kepariwisataan. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dìsekitar objek wisata,” paparnya.
Sementara, Asisten III Setda OKU Timur Sutrisno SE MM mengatakan, ia berharap adanya pelatihan sadar wisata ini, dapat mengembangkan SDM pariwisata untuk menumbuhkan ekonomi kreatif.
Selain itu, melalui pelatihan ini juga dapat meningkatkan pemahaman segenap komponen masyarakat agar menjadi tuan rumah yang baik.
Hal ini guna mewujudkan iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya pariwisata, khususnya dì Bumi Sebiduk Sehaluan.
“Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menggerakkan ekonomi dan menumbuhkan motivasi kemampuan sebagai wisatawan,” pungkasnya. (gas).






