Devi berharap, posisinya sebagai PPPK bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga. Sekaligus menambah etos kerja dan kiprahnya dalam mencerdaskan masyarakat.
“Jujur, saya tidak pernah menyangka bisa lulus dan dìlantik menjadi PPPK ini. Perasaan saya campur aduk saat ini, ada senang dan dukanya,” katanya.
Setelah dìlantik jadi PPPK, Devi akan dìtempatkan dì SD Agung Jati, Kecamatan Madang Suku l, Kabupaten OKU Timur.
Sementara, Sutarman orang tua dari Devi merasa sangat bangga atas pelantikan putri sulungnya.
BACA JUGA: Berbagai Lomba Semarakan Haornas, Wakimin: Dorong Guru dan Pelajar Lebih Cinta Olahraga
Meski berprofesi sebagai tukang tambal ban dì depan SD Negeri 1 Martapura, namun hal ini menjadi kebanggan tersendiri.
Sutarman mengatakan, ia sempat bersedih karena takut tak bisa membiayai kuliah anaknya. Sebab penghasilan sebagai seorang tampal ban tak menentu.
BACA JUGA:SMPN 1 Martapura Jadi Tempat Study Tiru Implementasi Kurikulum Merdeka Sekolah Penggerak
Namun, semangat putrinya yang harus pulang pergi dari Martapura Baturaja untuk mengenyam bangku universitas, membuatnya lebih getol untuk mencari rezeki.
Dengan semangat dan hemat, perjuangannya pun juga tak sia-sia. Hasil jerih payah yang ia kumpulkan, terbalaskan dengan pencapaian putrinya menjadi PPPK dì OKU Timur.
“Alhamdulillah, berkat berhemat dan kerja keras, putri saya saat ini berhasil menjadi ASN PPPK. Semoga menjadi berkah, dan bermanfaat bagi keluarga,” pungkasnya. (gas).