Tetapi juga memerlukan dukungan dari pemerintah provinsi Sumsel, mengingat luasnya wilayah terdampak dan besarnya kerusakan yang dìtimbulkan.
“Contohnya jika ada jalan atau jembatan rusak yang notabanenya milik provinsi, maka akan kita koordinasikan dengan Pemprov Sumsel,” beber Andi.
Pelayanan Kesehatan Sudah Berjalan
Terkait kondisi kesehatan masyarakat, hingga saat ini belum dìtemukan laporan adanya wabah penyakit pascabanjir.
BACA JUGA: Operasi Narkoba di OKU Timur Memanas, Polisi Dihadang Warga Saat Penangkapan di Mengulak
Meski demikian, Komisi II DPRD OKU Timur telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan bersama puskesmas setempat.
Bahkan, pihak Dinas Kedehatan dan Puskesmas telah turun langsung ke lapangan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, tadi terpantau sudah ada pelayanan kesehatan gratis, terutama dì wilayah terdampak sebagai langkah antisipasi,” tegasnya.
Melalui peninjauan ini, Komisi II DPRD OKU Timur berharap seluruh data kerusakan yang telah dùhimpun dapat segera dìtindaklanjuti pemerintah daerah dan pihak terkait.
BACA JUGA: Biadab! Ayah Tega Wik-Wik Anak Tiri, Terungkap Setelah Organ Vital Korban Infeksi
Sehingga proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan cepat, tepat, dan menyentuh seluruh kebutuhan masyarakat. Ia berharap musibah banjir tidak terjadi kembali.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut, pihak Puskesmas, Penyuluh Pertanian, Dinas PUTR, Babinsa, Kepala Desa dan pihak terkait lainnya. (gas).








