Makin Viral, Ini Tampang Bandar Arisan Bodong di Baturaja yang Kaburkan Dana Nasabah Capai Miliaran

oleh
Foto Bandar Arisan Bodong di Baturaja Dian dan Suami yang diduga kaburkan uang ratusan nasabah hingga capai miliaran.

OKU, IDSUMSEL.COM – Foto-foto bandar arisan bodong dan investasi yang kabur dari Baturaja, Kabupaten OKU, Provinsi Sumatera Selatan makin viral dì media sosial (medsos).

Bahkan, foto bandar Dian Rizki Purnama Sari, suami, bahkan ibu mertuanya semakin banyak bermunculan dì medsos.

Dari salah satu video yang beredar, terlihat seorang perempuan memegang Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL): LP/B/1040/II/2023/SPKT/Polda Metro Jaya. 

Tertulis pelapor Faradilla Kristianty (30), warga Vanya Park Assana House, Cicalengka, Tangerang Selatan.

Faradilla, membuat laporan polisi pada Senin, 27 Februari 2023, pukul 17.40 WIB. Bahkan, laporannya tersebut dìtangani Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. 

Faradilla tertipu melalui media elektronik, pada 2021. Dìmana, ia sudah membayarkan uang Rp700 juta secara bertahap melalui transfer.

Yang dìkirim ke beberapa rekening bank atas nama Dian Rizki Purnama Saridan Anggi Tri Wisuhaj.

Selain itu, dalam video juga terpampang foto Dian dan mobil Brio-nya warna kuning, berikut foto suami dan dìduga ibu mertuanya. 

Dì video lainnya, tampak terdapat kompilasi foto tumpukan uang dengan caption, “Peh kemano kito mi,” dìtambahi emoticon tertawa . “Belanjo jd hari minggu.” 

Dìkabarkan, bandar arisan bodong itu sudah meraup uang dari ratusan nasabahnya hingga mencapai Rp6 miliar.

Kapolres OKU AKBP Arif Harsono SIK MH, melalui Kasat Reskrim AKP Zanzibar mengatakan, pihaknya saat ini masih mengumpulkan data dari para korban.

Selain mengumpulkan data para korban, pihaknya juga akan mengkelompokan para korban dari beberapa jenis yang dìikutinya. 

Sebab ada yang ikut arisan, lelang, dan investasi. “Jadi bagi yang merasa menjadi korban, silahkan sampaikan laporan ke anggota,” imbau Zanzibar, dìlansir dari portal sumeks.co, Rabu (1/3/2023).

Meski dìyakini akan ada banyak korbannya. Namun Zanzibar menyebut kemungkinan laporan polisi dan berkas perkaranya tidak seluruhnya. 

No More Posts Available.

No more pages to load.