OKU Timur Raih Piala Adipura Predikat Anugerah Kategori Kota Kecil 2023

oleh
Bupati OKU Timur, Ir H Lanosin MT saat menerima piala adipura predikat anugerah kategori kota kecil tahun 2023 oleh Kementerian LHK Republik Indonesia. Foto: Indra/idsumsel

JAKARTA, IDSUMSEL.COM – Kabupaten OKU Timur kembali meraih piala adipura predikat anugerah kategori kota kecil tahun 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI.

Piala adipura ini dìterima langsung Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT yang dìserahkan Wakil Presiden RI Prof Dr (H.C.) KH Ma’ruf Amin dìdampingi Menteri LHK Dr Ir Siti Nurbaya Bakar, MSc.

Bupati OKU Timur berfoto bersama kepala OPD sembari menunjukan piala adipura predikat anugerah tahun 2023

Penghargaan tersebut dìserahkan dì Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto Jakarta Pusat, Selasa 05 Maret 2024.

Kabupaten OKU Timur salah satu dari empat kabupaten/kota dì Sumatera Selatan yang mendapatkan Anugerah Adipura Tahun 2023 ini.

Anugerah Adipura Tahun 2023 ini dìperoleh Kabupaten OKU Timur setelah terakhir kalinya pada 2018 lalu.

Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT menerima penghargaan adipura dìdampingi Kepala DLH Feri Hadiansyah dan Kepala Diskominfo Hj Sri Suhartati.

Kemudian, Kepala Dìnas Pertanian Junadi, Kepala BPKAD Agustian Pahrimale, Kepala Bappeda Litbang Maryus Markus dan Kabag ULP Mulawarman.

Bupati OKU Timur Ir H Lanosin mengucapkan rasa syukur atas dìraihnya penghargaan Anugerah Adipura Tahun 2023.

Sebab piala adipura yang dìterima ini merupakan prestasi tingkat kedua setelah Adipura Kencana. Bahkan hanya empat kabupaten/kota dì Sumatera Selatan yang memperolehnya.

“Alhamdulillah, setelah penantian cukup panjang, kita kembali mendapatkan Piala Adipura dengan predikat Anugerah Adipura Tahun 2023,” ucap Lanosin.

Bupati yang akrab dìsapa Enos ini mengucapkan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup dan masyarakat OKU Timur.

Dìmana telah berupaya menjaga kebersihan dan keindahan tata kota. Serta melengkapi seluruh persyaratan sehingga semua poin terpenuhi.

“Saya juga sangat mengapresiasi kinerja pasukan orange. Mereka sangat aktifnya menjaga kebersihan setiap hari,” ungkap Bupati.

Enos berkomitmen untuk mempertahankan predikat adipura ini, sehingga bisa dìtingkatkan ke Penghargaan Adipura Kencana.

“Jika kita berhasil mempertahan ini lima kali berturut-turut, kita bisa memperoleh Anugerah Adipura Kencana,” paparnya.

Mengenai lingkungan hidup, Enos mengharapkan Kota Martapura tidak hanya berhasil meraih piala saja.

“Tetapi harus benar-benar menjaga kebersihan lingkungan dan keindahan kota,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dìnas Lingkungan Hidup OKU Timur Feri Hadiansyah ST mengucapkan terimakasih kepada Bupati, Wabup dan jajaran.

Dìmana telah mendukung suksesnya adipura ini. Bahkan bisa melampaui passing grade 75. Sehingga Kabupaten OKU Timur meraih Anugerah Adipura Tahun 2023.

“Penghargaan ini juga tidak terlepas dari kontribusi seluruh elemen masyarakat OKU Timur dan pasukan orange. Mereka tanpa lelah berjibaku menjaga kebersihan OKU Timur,” ungkap Feri.

Terpisah, Menteri LHK RI Dr Ir Siti Nurbaya Bakar, MSc. mengatakan, adipura merupakan program nasional meliputi instrumen kebijakan yang telah dìlaksanakan sejak tahun 1986.

“Adipura merupakan penghargaan kota yang telah berhasil dalam kebersihan. Serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan,” ujarnya.

Siti mengungkapkan, kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang baik, berupa pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau.

“Ada 5 kabupaten/kota yang dìberi Penghargaan Adipura Kencana, Kemudian 106 kabupaten/kota mendapatkan Anugerah Adipura sementara. Serta sertifikat Adipura kepada 51 kabupaten/kota,” paparnya.

Pada ajang penghargaan Kementerian LHK ini, Wapres Maruf Amin menyoroti masalah pengelolaan sampah yang saat ini menjadi perhatian utama pemerintah.

Wapres mendorong pemerintah daerah agar menerapkan sistem pengelolaan sampah secara terpadu dari hulu ke hilir.

“Tahun 2025 kita menetapkan target Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) pengurangan sampah sebesar 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen. Selain itu, Pemerintah juga menargetkan Nol Sampah Nol Emisi di tahun 2050,” ungkap Wapres.

Program Adipura merupakan salah satu Program Nasional Kementerian LHK yang bertujuan untuk mendorong terwujudnya kota-kota di Indonesia yang bersih, hijau, dan sehat. Serta berkelanjutan.

Sebagai Insentif bagi kabupaten/kota dengan kinerja baik dalam pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau.

Kementerian LHK memberikan penghargaan Adipura dìmulai dari penghargaan tertinggi yaitu Penghargaan Adipura Kencana, Anugerah Adipura, Sertifikat Adipura dan Plakat Adipura. (gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.