Sebagai perbandingan, untuk angka lakalantas selama arus mudik dan arus balik tahun 2022 terdapat 2 kasus. Dengan korban luka berat 3 orang dan luka ringan 4 orang.
Sedangkan, untuk tahun 2023 terdapat 4 kasus lakalantas dengan korban meninggal dunia 5 orang. Luka berat 5 orang dan luka ringan 3 orang dengan jumlah merugian materi Rp 50 juta.
“Pemudik juga kita minta untuk mewaspadai lokasi rawan terjadinya kemacetan. Lokasi rawan kemacetan semuanya terdapat di wilayah Kecamatan Martapura,” ucapnya.
Selain itu, lokasi rawan macetnjuga terdapat dì ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera. Repatnya dì Simpang SPBU Kotabaru Kecamatan Martapura.
Serta ruas jalan Jenderal Sudirman, Depan SDN 1 Martapura. “Sebab lokasi ini berdekatan dengan pasar dan fasilitas publik lainnya. Sehingga sering terjadi kemacetan,” jelas Kasat
Terakhir Polres OKU Timur juga telah menetapkan lokasi rawan terjadi pelanggaran lalulintas yang terdapat tiga titik.
Yakni, dì ruas jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera Desa Kotabaru Kecamatan Martapura.
Ruas jalan Merdeka Cidawang, Kecamatan Martapura dan ruas jalan Raya Belitang Desa Gumawang, Kecamatan Belitang. (gas).