Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, turut memberikan sambutan dalam acara nasional tersebut.
Beliau mengucapkan selamat kepada seluruh daerah yang berhasil meraih penghargaan Swasti Saba 2025.
Menkes menjelaskan, bahwa indikator sehat tidak hanya dìukur dari bebas penyakit, tetapi juga dari Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk.
BACA JUGA: Catatkan Sejarah! OKU Timur Pecahkan Tiga Rekor MURI, Enos: Simbol Kemajuan Pendidikan
Ia juga menjelaskan, bahwa rata-rata usia penduduk Indonesia saat ini adalah 72 tahun. Sedangkan usia hidup sehat berada dì angka 60 tahun.
“Target RPJMN 2029 adalah meningkatkan usia harapan hidup menjadi 75 tahun,” paparnya.
Menkes menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hanya tugas Kementerian Kesehatan, tetapi tanggung jawab seluruh pemerintah daerah.
Dinkes Target Swasti Saba Wiwerda dan Wistara
Pemberian penghargaan Swasti Saba ini merujuk pada Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5.7/8790/Bangda tanggal 24 November 2025.
BACA JUGA: Cegah DBD, Dinkes Sarankan Masyarakat Pelihara Ikan Cupang, Ini Manfaatnya
Tentang Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Tahun 2025.
Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur, Ya’Kub SKM MM mengucapkan terimakasih kepada Bupati, Wabup, Sekda dan OPD lainnya atas pencapaian ini.
Penghargaan tersebut kata Ya’kub, menjadi bukti komitmen Pemkab OKU Timur dalam mewujudkan lingkungan sehat, pelayanan dasar kuat, serta partisipasi masyarakat yang tinggi.
Dengan dìraihnya penghargaan Swasti Saba Padapa 2025, OKU Timur semakin memperkuat komitmennya dalam pembangunan kesehatan.
Kolaborasi pemerintah daerah, OPD, TP PKK, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan menuju OKU Timur ayaman, aman dan sehat berkelanjutan.
“Target kita kedepan, OKU Timur bisa mendapatkan predikat kabupaten/kota Swasti Saba Wiwerda dan Wistara,” harapnya. (gas).




