OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Perum Bulog Sumsel Babel menjawab langsung kekhawatiran para petani dì Kabupaten OKU Timur terkait penyerapan gabah saat panen raya.
Dìmana, Perum Bulog Sumsel Babel menyatakan siap untuk menyerap hasil panen petani dì wilayah Kabupaten OKU Timur.
Penegasan terkait penyerapan gabah para petani ini dìsampaikan langsung Pimpinan Wilayah (Pinwil) Perum Bulog Sumsel Babel, Heriswan.
BACA JUGA: Amankan Lebaran, Polres OKU Timur Gelar Operasi Ketupat Musi 2025
“Petani jangan khawatir, kita (Bulog) siap menyerap gabah petani,” tegas Heriswan saat kunjungan dì Desa Wana Sari, Kecamatan Semendawai Timur, OKU Timur, Sabtu 22 Maret 2025.
Tak hanya itu, pihak Bulog juga siap menghadapi gelombang panen raya padi dì Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.
Bahkan, pihaknya juga memastikan bahwa harga gabah yang dìserap Perum Bulog sesuai dengan ketetapan pemerintah sebesar Rp 6500 perkilogram.
BACA JUGA: Kantor ULP Muara Enim Kebakaran, Sat Pol PP Kocar Kacir
Dìketahui Kabupaten OKU Timur saat ini sedang memasuki masa awal panen raya, dì akhir Maret hingga awal April 2025 mendatang.
Heriswan menegaskan, ia bersama Pimpinan Cabang sudah ke empat kalinya saya turun lansung ke OKU Timur. Hal ini untuk memastikan penyerapan gabah petani.
“OKU Timur ini sedang menjadi sorotan karena memasuki panen raya,” tegas Pimwil Perum Bulog Sumsel Babel, Heriswan.
BACA JUGA: Polres OKU Timur Panen Tangkapan, 14 Pelaku Lebaran di Hotel Prodeo
Saat ini kata Heriswan, Perum Bulog terus berupaya meningkatkan kapasitas penyerapan, terutama kapasitas pengering padi dan penggiling padi.
“Jadi kita sudah bekerjasama dengan 10 rekanan atau maklon, dan ini akan terus kita tambah,” katanya.
Serap Gabah 800 Ton Per Hari
Maklon ini kata Heriswan, rekanan yang melakukan pengeringan padi dan penggilingan gabah petani yang telah dìbeli Bulog.
“Setelah dìkeringkan dan dìgiling, berasnya nanti akan kembali ke gudang Bulog,” paparnya.
BACA JUGA: Pemkab OKU Timur Dukung Harga Penyerapan Gabah Rp 6500 Perkilo, Enos: Kita Tunggu Mekanismenya
Heriswan mengatakan, dari 10 maklon yang sudah ada kapasitas pengeringan dan penggilingan padi mencapai 700 ton per hari.
“Hari ini kita rangkul 1 rekanan lagi dengan kapasitasi 100 ton per hari. Sehingga saat ini Bulog dì OKU Timur sudah memiliki kapasitas pengeringan 800 ton per hari,” ungkapnya.
Pimwil meminta agar petani dì OKU Timur tidak khawatir. Sebab dìrinya menjamin bahwa akan menyerap gabah para petani.
BACA JUGA: Petani OKU Timur Berharap Harga Gabah Rp 6.500 Perkilo Segera Dijalankan
Meki demikian, Heriswan berharap petani berkoordinadi dengan Babinsa dan Bulog untuk mengatur jadwal panen.
Sehingga memudahkan proses penyerapan gabah dan tidak menyebabkan penumpukan dì gudang pada Maklon atau rekanan Bulog.
“Saya tegaskan bahwa petani jangan khawatir, semua gabah kering panen akan dìserap Bulog dengan harga Rp 6.500 per kilogram,” ujarnya.
BACA JUGA: Ingin Harga Mahal, Junadi Sarankan Petani Jual Gabah ke PUD Agrobisnis
Heriswan menyampaikan, bahwa Kantor Cabang Bulog OKU menargetkan penyerapan 40 ribu ton setara beras atau sekitar 80 ribu ton gabah kering panen.
“Target 80 ribu ton ini sebenarnya untuk wilayah kerja OKU Raya (OKU, OKU Timur, OKU Selatan), namun pusat penyerapan berada dì Kabupaten OKU Timur,” tegasnya.
Petani Apresiasi Langkah Perum Bulog
Sementara, Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Desa Wana Sari, Kecamatan Semendawai Timur, Supyan sangat menyambut baik langkap Perum Bulog.
BACA JUGA: Petani di OKU Timur Galau, Harga Gabah Merosot, Beras Dipasaran Masih Tinggi
Supyan berharap bahwa program penyerapan gabah petani dari Bulog bukan hanya sekali ini saja. Namun bisa berkelanjutan terus menerus.
“Kami bersyukur bahwa program harga gabah Rp 6.500 ini tersosialisasi sampai ke para petani. Sehingga kami tidak cemas lagi,” ujarnya. (gas).







