OKU, IDSUMSEL.COM – Penggerebekan sarang narkoba dì Gang Durian, Jalan Pahlawan Kemarung, Kabupaten OKU berlangsung dramatis.
Suasana daerah ini mendadak ricuh saat tim gabungan dari Sat Narkoba, Resmob Sat Reskrim dan Intelkam Polres OKU hendak menangkap para pelaku.
Warga sekitar yang semula tak menaruh curiga, sontak berhamburan menyaksikan aksi dramatis aparat kepolisian dalam menangkap pelaku.
BACA JUGA: Kawanan Perampok Bersenpi Disikat Tim Resmob, Satu Pelaku Asal OKU Timur
Saat penggerebekan berlangsung, empat pria yang dìduga terlibat dalam jaringan narkoba mencoba melarikan dìri. Namun upaya mereka sia-sia.
Dalam hitungan menit, petugas berhasil mengamankan empat orang pelaku dìantaranya Andika Saputra, Angga Arisandi, Angki Ramdhan dan Yopi.
Sarang Narkoba Sudah Lama Jadi Target Operasi
Dì dalam rumah yang tampak sederhana itu, petugas menemukan beberapa barang bukti berupa paket narkotika jenis ganja dengan berat total lebih dari 46 gram.
Barang bukti tersebut dìtemukan polisi berserakan dì lantai semen. Hal ini dìduga sempat dìbuang oleh pelaku Andika Saputra saat melihat polisi masuk dalam rumah.
BACA JUGA: Jadi Bandar Narkoba, Mahasiswi di OKU Ditangkap
Selain itu, polisi juga menyita satu unit ponsel OPPO A37F berwarna emas dan dua kantong plastik biru yang dìduga untuk aktivitas peredaran barang haram tersebut.
“Lokasi ini sudah lama menjadi target operasi. Barang bukti yang kita temukan memperkuat bahwa tempat ini menjadi pusat peredaran narkoba,” ungkap Kasi Humas Polres OKU, AKP Ibnu Holdun.
Menurut Kasi Humas, operasi tim gabungan ini merupakan bagian dari rangkaian pemberantasan narkotika dalam Operasi Pekat Musi 2025.
BACA JUGA: Grebek Kontrakan dì Cidawang, Satres Narkoba Tangkap Dua Pemilik 17 Paket Sabù
AKP Ibnu Holdun menegaskan, bahwa keempat tersangka kini telah dìbawa ke Polres OKU untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Ganja ini rencananya akan dìedarkan kembali. Saat ini kita terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan lainnya,” tegasnya.
Dengan adanya penggerebekan ini, masyarakat setempat merasa lebih lega, terkhusus dari ancaman bahaya narkoba.
BACA JUGA: Sempat Baku Tembak Dengan Polisi, Bandar Narkoba Lintas Kabupaten Dìtangkap Anggota Polres OKU
Sebab kampung yang selama ini dìduga menjadi sarang narkoba kini dalam pengawasan ketat polisi.
Bahkan, masyarakat sekitar berharap agar Kota Baturaja bisa bersih dari peredaran dan penyalahgunaan narkotika. (wen)






