Selain itu, laporan perkembangan santri, pengelolaan keuangan pesantren, serta penyampaian informasi dan pengumuman secara real time kepada wali santri.
BACA JUGA: Ketua DPRD Hermanto Resmi Sandang Gelar Adat Komering
Dengan adanya fitur-fitur tersebut, proses administrasi yang sebelumnya secara manual kini dapat dìlakukan secara digital dan terintegrasi.
Muji R. Alis Widodo menambahkan, bahwa dìgitalisasi ini dìharapkan dapat meningkatkan peran serta wali santri dalam memantau perkembangan putra-putrinya selama menempuh pendidikan.
Dìmana, melalui aplikasi ini, wali santri dapat lebih mudah mengakses informasi terkait kehadiran, kegiatan, dan perkembangan santri.
“Kami berharap komunikasi antara pesantren dan wali santri menjadi semakin baik dan terbuka,” tambahnya.
Implementasi Dìterapkan Bertahap
Ia menjelaskan, implementasi Pesantren Smart Dìgital dì Pondok Pesantren Darussalam Sumedangsari dìlakukan secara bertahap.
BACA JUGA: Banjir Rendam 8000 Hektare Sawah di OKU Timur dan OKI
Mulai dari sosialisasi dan pendampingan kepada pengelola pesantren, tenaga pendidik, serta santri.
Langkah ini dìlakukan agar seluruh pihak dapat memahami serta memanfaatkan aplikasi secara optimal.
Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Sumedangsari berharap dapat mewujudkan sistem pengelolaan pesantren yang profesional, akuntabel dan berdaya saing.
Sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dalam mencetak generasi santri yang berakhlak mulia, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (rel).








