SPMB Gratis, SMKN 1 Martapura Tegaskan Tak Jual Seragam

oleh
SMKN 1 Martapura Tegaskan Tak Jual Seragam, Daftar Ulang Gratis
SMKN 1 Martapura memastikan daftar ulang SPMB 2025 gratis dan tegaskan sekolah tak jual seragam, siswa boleh beli sendiri. Foto: dok/idsumsel

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – SMKN 1 Martapura kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pendidikan berkualitas yang terjangkau.

Untuk Tahun Ajaran 2025/2026, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri ini memastikan bahwa seluruh proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) gratis.

BACA JUGA: 422 Calon Siswa SMKN 1 Martapura Jalur Reguler Ikuti Tes CAT

Dìmana, dari proses pendafraran hingga daftar ulang, dìlaksanakan tanpa biaya tambahan atau pungutan alias gratis.

Kepala SMKN 1 Martapura, Drs. Ribut Setiadi menegaskan, bahwa kebijakan tanpa pungutan ini merupakan komitmen sebagai lembaga pendidikan negeri.

Hal ini untuk memastikan bahwa semua calon siswa, terutama dari keluarga kurang mampu, dapat mengakses pendidikan yang berkualitas tanpa hambatan finansial.

BACA JUGA: Kamsinah, Jamaah Haji OKU Timur Meninggal Dunia di Mekkah

“Kami berkomitmen untuk tidak memberatkan calon siswa dan orang tua. Proses daftar ulang, seperti halnya proses pendaftaran, akan sepenuhnya gratis, tanpa ada biaya tersembunyi,” ujar Ribut Setiadi.

Proses daftar ulang untuk calon siswa baru dìlaksanakan mulai hari ini, Senin 10 Juni hingga 12 Juni 2025.

Untuk itu, calon siswa dìminta hadir bersama orang tua atau wali dan membawa dokumen yang tercantum dalam bukti kelulusan.

BACA JUGA: Potret Baru Bendung Perjaya, Spot Sunset Hingga Pusat UMKM

Selain itu, SMKN 1 Martapura juga memberikan informasi mengenai persyaratan seragam yang harus dìmiliki oleh siswa.

Setiap jurusan memiliki seragam praktik khusus, seperti untuk jurusan TKR, TSM, TITL, TKJ, DKV, dan AKL.

Selain itu, siswa juga wajib mengenakan seragam putih abu-abu, almamater, seragam olahraga, pramuka, dan batik sesuai dengan kebijakan sekolah.

Tegaskan Siswa Beli Seragam Sendiri

 

Pihak sekolah menegaskan, bahwa mereka tidak akan menjual seragam kepada siswa, untuk menghindari adanya kesan komersialisasi.

BACA JUGA: Siswa di OKU Timur Dipukul Oknum Guru dan Teman Sekelas, Orang Tua Lapor Polisi

Pihaknya hanya memberikan contoh model seragam resmi yang dapat dìbeli siswa dì luar sekolah.

“Yang terpenting adalah keseragaman model seragam, bukan tempat pembelian,” tambah Ribut.

SMKN 1 Martapura mengusung semangat “Sekolah untuk Semua”. Komitmen ini untuk menyediakan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berdaya saing tinggi.

BACA JUGA: Pelaku Pemerkosaan di OKU Selatan Ditangkap, Wik-Wik Korban di Kebun Jagung

Dengan kebijakan tanpa pungutan biaya, dìharapkan semakin banyak siswa dari berbagai latar belakang ekonomi. Sehingga dapat melanjutkan pendidikan mereka dì sekolah ini.

Sebagai sekolah negeri yang peduli dengan kualitas pendidikan, SMKN 1 Martapura juga menekankan pentingnya karakter dan kompetensi siswa.

Bahkan, lulusan sekolah ini dìharapkan memiliki keterampilan yang mumpuni dan siap bersaing dalam dunia profesional. (gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.