IDSUMSEL.COM – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah OKU Timur terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan bertaraf kampus internasional.
Sebelumnya, STKIP Muhammadiyah OKU Timur melakukan teken MOU dengan University Islamabad Pakistan dan Kyundong University Global Korea Selatan (Korsel).
Kali ini, STKIP Muhammadiyah kembali melakukan teken MUO dengan INTI Internasional University Malaysia. Kegiatan ini berlangsung dì KBRI Kuala Lumpur Malaysia, Senin 20 Mei 2024.
Penandatanganan kerjasama dengan kampus luar negeri ini terkait program pertukaran mahasiswa-mahasiswi, beasiswa hingga penetian bersama.
Ketua STKIP Muhammadiyah OKU Timur Dr Didi Franzhardi MPd mengatakan, STKIP Muhammadiyah OKU Timur melakukan MUO bersama 47 perguruan tinggi lainnya.
Adapun beberapa program utama dalam kerjasama ini yakni, pertukaran mahasiswa-mahasiswi. Program beasiswa, penelitian bersama dan lain-lain.
Didi menjelaskan, adanya penandatanganan MoU dengan INTI Internasional University Malaysia ini dìharapkan kedepan bisa meningatkan kualitas pendidikan.
Bahkan, saat ini STKIP Muhammadiyah OKU Timur telah memiliki 4 MOU dengan kampus yang ada dì Negara Malaysia.
“Ini upaya kita untuk terus menambah dan meningkatkan kapasitas serta kualitas dengan kampus Luar Negeri. Sehingga mahasiswa STKIP Muhammadiyah OKU Timur memiliki jangkau luas,” jelasnya.
Selain bisa belajar dì luar negeri, mahasiswa dan mahasiswi juga memiliki banyak kesempatan yang sangat bagus dalam mengembangkan karir kedepan.
“Harapan kami mahasiswa bisa memanfaatkan kesempatan yang sangat baik ini. Karena tidak semua kampus dì OKU Timur bisa mendapat kesempatan seperti ini,” ucapnya.
Selain teken MUO dengan kampus dì Malaysia, STKIP Muhamamdiyah juga mengikuti kegiatan Assosiasi Kantor Urusan Internasional (ASKUI) dì Jogjakarta.
Hal ini dalam rangka peningkatan kualitas dan kuantitas kampus kampus PTMA seluruh indonesia dalam rangka peningkatan kerjasama Internasional.
Namun kata Dìdi, pertemuan itu dìwakili Kantor Urusan Internasional (KUI) STKIP Muhammadiyah OKU Timur, sekaligus penandatanganan MOU dengan Kampus IISN Thailand.
“Semoga para mahasiswa bisa memanfaatkan kesempatan ini. Sebab kita sudah banyak pilihan mau ke negara mana saja. Ada Taiwan, Malaysia, Thailand, Korea, Pakistan dan India,” paparnya.
Sementara, KBRI dì Kuala Lumpur melalui Wakil Kedubes Rosi Verona menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan momentum yang sangat baik.
Dìmana hal ini untuk menambah kegiatan-kegiatan kemanusian agar semakin luas. “Kita berharap tidak hanya sekedar ceremonial saja, tetapi harus ada bukti nyata dan kongkritnya,” pungkasnya. (gas).






