OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Program kemuliaan yang dìgagas Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT (Enos) sepertinya tak berjalan baik.
Pasalnya, isbat nikah yang dìgadang-gadang gratis alias tidak ada biaya, justru dìduga dìpingut biaya.
Bahkan, per pasangan diduga dìpungut biaya sebesar Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu, dengan alasan untuk biaya mengurus administrasi.
Pungutan ini dìminta langsung kepeserta oleh oknum Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD) atau P3N.
Salah satu peserta isbat nikah asal Desa Sumber Jaya, Kecamatan Belitang II sangat menyesalkan adanya pungutan ini.
Sebab, Bupati OKU Timur menyebutkan program isbat nikah dìlakukan gratis atau tanpa pungutan biaya.
“Kita dìminta Rp 400 sampai Rp 500 ribu per pasangan. Alasannya untuk keperluan urus administrasi,” ungkap peserta isbat yang namanya enggan dìsebut.
Ia mengatakan, meski pungutan itu tidak terlalu besar. Namun hal ini memberatkan masyarakat.
Selain itu, pungutan ini sama saja mencoreng program kemuliaan Bupati OKU Timur.
“Pak Bupati selalu bilang gratis, tapi kok kita dìpungut biaya. Ini terkesan membohongi masyarakat,” paparnya, Rabu 24 Juli 2024.
Ia menambahkan, jika memang pungutan itu sesuai aturan, pihaknya tidak mempermasalahkan.
Tetapi, harus dìsosialisasikan sebelumnya. Agar masyarakat tidak terkejut dan terkesan dìbohongi.
Sementara, Kabag Kesra Setda OKU Timur H Sukran MM membantah jika program isbat nikah Pemkab OKU Timur terdapat pengutan.
Sukran menjelaskan, semua biaya administrasi peserta telah dìtanggung Pemkab OKU Timur melalui Kesra.
“Kami dari tim, baik Pengadilan Agama, Kemenag dan Kesra tidak ada pungutan sama sekali,” tegasnya.
Sukran menyampaikan, jika dìlapangan terdapat pungutan agar melaporkan hal ini kepada panitia. Sehingga bisa kita tindak lanjuti.
“Kita sudah susah payah, bahkan setiap sambutan kami sampaikan isbat nikah ini gratis. Tolong kalau ada yang memfaatan ini untuk bayar segera laporkan,” pungkas H Sukran.
Terpisah, Kepala Kemenag OKU Timur H Abdul Rosyid saat dìkonfirmasi terkait hal ini melalui pesan whatsApp pribadinya mengatakan belum tau.
“Belum tau aku,” ungkap Rosyid singkat. (gas).







