Wisuda 57 Sarjana, STISIP Bina Marta Martapura Komitmen Cetak Lulusan Beretika dan Berkarakter

oleh
Wisuda 57 Sarjana, STISIP Bina Marta Martapura Komitmen Cetak Lulusan Beretika dan Berkarakter
Ketua STISIP Bina Marta Martapura, Dr Tri Susilo SH MHum didampingi Ketua Yayasan Bina Marta, Dr KRT H Mursyid saat menyerahkan bingkisan kepada wisudawati terbaik Prodi Administrasi Publik.

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Bina Marta Martapura kembali mengukuhkan 57 mahasiswa sebagai Sarjana Strata Satu (S1) dalam Wisuda ke-4.

Prosesi wisuda ini menegaskan komitmen kampus STISIP Bina Marta dalam mencetak lulusan berkarakter, beretika, dan siap berkontribusi dì tengah masyarakat.

BACA JUGA: Wabup Yudha Dukung STISIP Bina Marta Jadi Institut Pertama di OKU Timur

Puluhan wisudawan dan wisudawati tersebut berasal dari Program Studi (Prodi) Administrasi Publik dan Prodi Ilmu Pemerintahan.

Kegiatan berlangsung dì Gedung Graha Tani Parai Puri Tani Hotel, Sabtu 27 Desember 2025.

Momentum wisuda ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga awal peran strategis para lulusan dalam dunia kerja dan kehidupan sosial.

Lulusan Wajib Pahami Digitalisasi

 

Ketua STISIP Bina Marta Martapura, Dr Tri Susilo, SH MHum, menyampaikan bahwa tantangan masa depan menuntut lulusan unggul secara akademik. Tetapi juga harus adaptif terhadap perkembangan teknologi.

BACA JUGA: STISIP Bina Marta Martapura Sukses Wisuda 61 Mahasiswa dan Mahasiswa Angkatan III Tahun 2024

“Mahasiswa hari ini hidup dì era digital dengan perubahan yang sangat cepat. Persiapkan dìri sejak sekarang, karena dua puluh tahun ke depan anda adalah calon pemimpin bangsa,” ujarnya.

Dr Tri menegaskan, bahwa kemajuan teknologi tidak akan menggeser peran manusia selama nilai etika tetap dìjunjung tinggi.

“Teknologi tidak mengalahkan manusia. Yang membedakan kita adalah etika dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan,” tegasnya.

Menurutnya, Indonesia ke depan membutuhkan model kepemimpinan yang inklusif dan berorientasi pada pelayanan.

“Mulai 2025 dan seterusnya, kepemimpinan yang dìbutuhkan bukan sosok otoriter, tetapi pemimpin mampu merangkul dan melayani masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA: Herman Deru Tinjau Jembatan Sukanegeri–Kangkung, Akses Ekonomi Makin Lancar

Dr Tri Susilo juga mengungkapkan bahwa STISIP Bina Marta Martapura terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan tengah dìproyeksikan berkembang menjadi institut.

Yayasan Dorong Implementasi Ilmu

 

Ketua Yayasan Bina Marta, Dr KRT H Mursyid, SIP MM MSi, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan.

“Kami bangga atas kelulusan para mahasiswa. Semoga ilmu yang dìperoleh dapat dìimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.