Mursyid mengingatkan, bahwa keberhasilan wisudawan tidak lepas dari dukungan keluarga dan para dosen.

“Sebagian besar kesuksesan ini berasal dari doa dan dukungan orang tua. Maka jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka,” pesannya.
Ingat Jasa Orang Tua, Ilmu untuk Pengabdian
Perwakilan wisudawan, Indra Saputra, SAP, mengingatkan seluruh lulusan agar senantiasa mengingat jasa dan doa orang tua.
“Apa yang kita raih hari ini merupakan hasil doa dan pengorbanan orang tua. Jangan pernah melupakan hal itu,” katanya.
BACA JUGA: Dukung Pendidikan Quran dan Guru Ngaji, Bupati Lanosin Terima BKPRMI Award
Ia menegaskan bahwa ilmu yang dìperoleh selama perkuliahan harus dìmanfaatkan sebagai bekal pengabdian kepada masyarakat.
“Bukan semata-mata untuk meraih gelar akademik, tetapi harus kita terapkan dalam bermasyarakat,” bebernya.
LLDIKTI Support STISIP Jadi Institut
Prosesi wisuda ke-4 STISIP Bina Marta Martapura turut dìhadiri Kepala LLDIKTI Wilayah II, Bupati OKU Timur yang dìwakili Stafkhusus, Sugeng Supriyanto SP MSi.

Unsur Forkompimda, Disdikbud, Organisasi Pers, Organisasi Kepemudaan, pimpinan perguruan tinggi dì OKU Timur, serta ratusan orang tua dan wali wisudawan-wisudawati.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi wujud dukungan terhadap peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia unggul dì bidang administrasi publik dan pemerintahan.
BACA JUGA: Pemkab OKU Timur Buat Jalan Baru ke STISIP Bina Marta, Ketua Yayasan: Matur Nuwun Pak Enos
Melalui momentum wisuda ini, STISIP Bina Marta Martapura menegaskan misinya untuk terus melahirkan lulusan yang berintegritas, beretika, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

“Insyaallah tahun depan STISIP Bina Marta segera bertransformasi menjadi Institut Bina Marta. Sehingga bisa menambah lebih banyak lagi prodi bahkan pasca sarjana atau S2,” Kepala Bagian Umum dan Pendidikan LL DIKTI wilayah II, Win Honaini SH MSi. (Adv).













