OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Untuk mewujudkan swasembada pangan dì Bumi Sebiduk Sehaluan. Polres OKU Timur melakukan panen raya jagung sebanyak 61 hektar.
Panen raya ini dìpimpin langsung Kapolres OKU Timur, AKBP Kevin Leleury SIK MSi bersama Asisten II Rayenaidi SH MM, Forkompimda, Kepala OPD dan PJU Polres OKU Timur.
Kegiatan panen raya jagung berlangsung dì Desa Peracak, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, Rabu 26 Februari 2025.
BACA JUGA: Kapolres Panen Perdana Program Ketahanan Pangan, Petik Jagung Hingga Serahkan Bantuan
Menurut Kapolres, panen raya ini bukan hanya menjadi bukti keberhasilan jajaran Polres OKU Timur dalam bidang pertanian.
Tetapi juga menunjukkan bahwa kerja keras, kesabaran dan kebersamaan akan selalu membawa hasil yang memuaskan.
Mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga masa panen raya yang hasilnya sangat baik.
BACA JUGA: Sekali Panen, Omzet Duku Komering Rasuan OKU Timur Setara Harga Mobil Honda HRV
“Hari ini kita patut bersyukur, berkat kerja sama semua pihak akhirnya kita dapat melihat hasil panen yang melimpah,” ungkap Kapolres.
Kapolres menjelaskan, jagung bukan hanya sekedar komoditas pertanian biasa, tetapi merupakan sumber pangan penting dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Selain itu, jagung juga menjadi bahan baku berbagai produk makanan, pakan ternak, dan bahan industri lainnya.
BACA JUGA: Polsek Belitang II Luncurkan Program Pekarangan Pangan Lestari
Dengan potensi sebesar ini, panen raya jagung hari ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
“Kami juga sampaikan ucapan terimakasih atas dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan bibit unggul, pupuk dan teknologi pertanian,” ucapnya.
Ajak Petani Manfaatkan Teknologi Pertanian
Polres OKU Timur dan pemerintah daerah akan terus berkomitmen untuk mendukung sektor pertanian, melalui berbagai program dan kebijakan bagi para petani.
Untuk itu kedepan Kapolres mengajak semua pihak bekerja sama dalam membangun pertanian dì OKU Timur agar semakin maju dan berkelanjutan.
Kemudian, perlu juga memperhatikan aspek keberlanjutan, pengelolaan lahan dan sumber daya alam harus menjadi prioritas, agar panen bisa terus melimpah.
BACA JUGA: Warga Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Demi Berkebun
Kapolres juga mengajak para petani menjaga kesuburan tanah, kelestarian lingkungan dan tetap berinovasi dalam teknologi pertanian.
“Semoga hasil panen ini dapat memberikan manfaat besar bagi kita semua, khususnya kesejahteraan petani dan meningkatkan ketahanan pangan,” tegasnya.
Total Panen Jagung Capai 366 Ton
Kapolres menjelaskan, pelaksanaan panen jagung ini sudah berlangsung sejak Januari 2025 dengan luas lahan 1.214,5 hektardengan hasil 7.287 ton Jagung.
Kemudian, dari 1 hingga 23 Februari 2025, Polres OKU Timur telah memanen seluas 3.080,25 hektar dengan hasil panen 18.481,5 ton Jagung.
BACA JUGA: Cegah Kejahatan, Polres OKU Timur Gelar Operasi Pekat Musi
Kapolres menambahkan, pelaksanaan panen raya ini akan berlangsung sampai 26 Februari 2025 dengan total 61 hektar.
Dì Kecamatan Bunga Mayang seluas 51 hektar dan Kecamatan Jayapura seluas 10 hektar.
“Khusus dì Desa Peracak hari ini kita melaksanakan panen raya sebanyak 11 Hektar. Sementara 40 hektar lainnya terbagi dì beberapa desa dì Kecamatan Bunga Mayang,” paparnya.
BACA JUGA: Anggota Polres OKU Timur Simulasi Penangkapan dan Penggerebekan
Dari total jumlah luas lahan 61 hektar tersebut tambah Kapolres, potensi hasil produksi jagung di Kecamatan Bunga Mayang mancapai 306 ton.
Sedangkan potensi produksi jagung dì Kecamatan Jayapura mencapai 60 ton. Namun jika dìtotal hasilnya mencapai 366 ton.
“Sekali lagi saya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung proses budidaya hingga panen ini,” katanya.
BACA JUGA: Kawanan Perampok Bersenpi Disikat Tim Resmob, Satu Pelaku Asal OKU Timur
Sementara, Bupati OKU Timur melalui Asiisten II, Rayenaidi sangat mengapresiasi terselenggaranya Panen Raya Jagung hari ini.
“Saya berharap potensi pertanian ini dapat terus kita kembangkan, agar seluruh petani makin sejahteran dan bisa mensukseskan ketahanan pangan nasional,” ucapnya. (gas).


