Aksi Pungli di OKU Timur Kian Marak, Sopir Fuso Jadi Korban Penganiayaan Preman

oleh
Aksi Pungli di OKU Timur Kian Marak, Sopir Fuso Jadi Korban Penganiayaan Preman
Sopir truk Dicky Prayogi (29) jadi korban pengeroyokan saat melintas di jalan Desa Kotabaru Selatan, Kecamatan Martapura, OKU Timur. Foto: Indra/idsumsel

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Aksi Pungutan Liar (Pungli) terhadap para sopir truk dì Kabupaten OKU Timur kian marak.

Para sopir truk yang melintas dì Jalinsum Desa Kotabaru, Selatan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur menjadi sasaran empuk oknum pungli.

Padahal lokasi tempat pemalakan ini dìketahui tidak jauh dari Mapolres OKU Timur. Bahkan Polisi juga sempat melakukan razia pada Sabtu 1 Februari 2025.

Namun keesokan harinya, seorang sopir Fuso tronton HINO bernama Dicky Prayogi (29) warga Candi Mas, Natar, Lampung Selatan menjadi korban penganiayaan.

Dicky menjadi korban pengeroyokan hingga mengalami luka lebam oleh sekelompok preman yang sedang menjalankan aksi Pungli.

Kejadian pemalakan sopir ini terjadi dì Jalinsum Desa Kotabaru Selatan, pada Minggu 2 Februari 2025, sekitar pukul 03.00 Wib dini hari.

Habis Dìaniaya, Korban Pungli Lapor Polisi

 

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pundak pada bagian sebelah kiri. Serta menderita sakit kepala, bahu kanan dan punggung.

Atas kejadian tersebut, korban melapor ke SPKT Polres OKU Timur, Polda Sumsel, dengan LP/B/16/11/2025/SPKT/POLRES OGAN KOMERING ULU TIMUR/POLDA SUMATERA SELATAN.

BACA JUGA: Grebek Posko Pungli di Tanjung Kemala, Satreskrim Polres OKU Timur Tangkap 8 Pelaku

Informasi yang berhasil dì himpun, sebelum kejadian, korban mengemudikan mobil tronton HINO warna hijau dengan Nomor Polisi BE 8168 ACU.

Tiba dì jalan Lintas Sumatera, Desa Kota Baruselatan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur mobil korban dì berhentikan sekelompok preman sekitar 6 orang.

Setelah dìstop, korban dìminta uang Pungutan Liar (Pungli) sebesar Rp 100 ribu oleh para terduga pelaku. Namun korban enggan memberikan uang tersebut.

Selanjutnya, korban langsung dìtarik keluar dari mobil dan langsung menjadi sasaran pengeroyokan hingga mengalami luka-luka.

Kasat Reskrim Polres OKU Timur AKP Muklhis SH MH melalui Kanit Pidum IPDA Sudono saat dìkonfirmasi wartawan, membenarkan dugaan tindak pidana pengeroyokan tersebut.

“Iya mas, tadi subuh,” singkatnya melalui pesan WhatsApp pribadinya.

Polres OKU Timur Razia Aksi Pungli Sopir

 

Sebelumnya, aksi pungli terhadap para supir truk dì Kabupaten OKU Timur kian merajalela dan meresahkan.

Menanggapi hal ini, Kapolres OKU Timur AKBP Kevin Leleury SIK MSi, turun langsung memimpin razia dì lokasi yang menjadi titik pungli.

Tepatnya dì wilayah Kota Baru Selatan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Razia dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) ini dìlakukan pada Sabtu, 1 Februari 2025, sekitar pukul 01.00 WIB.

Dalam operasi tersebut, petugas memberikan peringatan tegas agar praktik pungli dan pemalakan terhadap sopir truk segera dìhentikan.

BACA JUGA: Bongkar Pos Pungli Truk Angkutan di Martapura, Polisi Tangkap Satu Pelaku

Kapolres OKU Timur, menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk pungli. Serta aksi premanisme yang merugikan sopir truk.

Kapolres secara langsung memberikan himbauan, agar siapa pun yang masih melakukan pungli dan pemalakan untuk segera stop.

“Jika masih tetap melanggar, jangan salahkan ya, akan kami tindak tegas,” ujar AKBP Kevin Leleury SIK MSi, Sabtu 1 Februari 2025.

Selain itu, Kapolres juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memberantas aksi pungli ini.

BACA JUGA: Dua Pelaku Curas Lintas Kabupaten Ditangkap, Polres OKU Timur Sita 8 Motor dan 1 Senpi Revolver

Sehingga, kedepan tidak ada lagi aksi pungli yang mengganggu keamanan dan ketertiban dì wilayah hukum Polres OKU Timur.

“Kita akan koordinasi dengan Pemda agar aksi pungli ini tidak terjadi lagi kedepannya,” beber Kapolres. (gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.