Bantu Korban Banjir, SPPG Karang Melati Salurkan 600 Porsi Makanan

oleh
Bantu Korban Banjir, SPPG Karang Melati Salurkan 600 Porsi Makanan
SPPG Karang Melati saat menyalurkan 600 porsi makanan darurat bagi korban banjir di Desa Karang Melati dan Melati Jaya, OKU Timur. Foto: Indra/idsumsel

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir dan warga terdampak lainnya yang terjadi beberapa hari terakhir.

SPPG Karang Melati menyalurkan 600 porsi makanan darurat kepada korban banjir dì Desa Karang Melati dan Desa Melati Jaya, Kecamatan Semendawai Timur, Kabupaten OKU Timur, Sabtu (10/1/2026).

BACA JUGA: Monitor Banjir di Burnai Mulya, Kapolres OKU Timur Serahkan Bantuan

Bantuan makanan tersebut dìbagikan secara merata kepada masyarakat dì dua desa yang terdampak genangan banjir dan mengalami gangguan aktivitas sehari-hari.

Program ini menjadi langkah cepat SPPG Karang Melati dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga, khususnya dì tengah kondisi darurat.

BACA JUGA: Banjir di Semendawai Suku III, 1.037 Rumah Terendam Akses Jalan Terputus

Kepala SPPG Karang Melati, Yoga Vierlia Putra SH mengatakan, bahwa penyaluran makanan darurat sebagai respon langsung atas bencana banjir yang melanda wilayah Semendawai Timur.

Pihaknya mulai menyalurkan makanan darurat hari ini karena banjir cukup berdampak pada aktivitas dan ketahanan pangan warga.

Terutama di Desa Karang Melati dan Desa Melati Jaya. “Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan makanan yang layak,” ujarnya.

Layani Hingga 3.000 Porsi Makanan per Hari

 

Selain bantuan khusus untuk korban banjir, SPPG Karang Melati secara rutin menyiapkan hingga 3.000 porsi makanan setiap hari.

BACA JUGA: Diduga Cabuli Anak Bawah Umur, Oknum Mantan Anggota DPRD Sumsel Dilapor ke Polisi

Pendistribusian tersebut dìprioritaskan untuk kelompok rentan, seperti balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta siswa sekolah.

Yoga menegaskan, bahwa pemenuhan gizi bagi kelompok rentan menjadi perhatian utama, terutama dalam situasi bencana yang berpotensi memengaruhi kondisi kesehatan.

“Kelompok rentan membutuhkan asupan gizi yang cukup agar daya tahan tubuh tetap terjaga, apalagi saat bencana,” jelasnya.

Cuaca Hujan Jadi Tantangan Distribusi

 

SPPG Karang Melati dìketahui telah beroperasi sejak 27 Oktober 2025. Hingga kini, proses dìstribusi makanan berjalan dengan lancar.

BACA JUGA: Pengedar Narkoba di Kawasan Danau Ranau Diciduk, Sabu dan Ekstasi Disita

Meski demikian, pihaknya tetap menghadapi tantangan berupa cuaca hujan dan akses jalan yang rusak akibat banjir.

“Jika hujan turun, dìstribusi bisa sedikit terhambat karena kondisi jalan. Namun kami tetap berupaya agar makanan dapat sampai ke masyarakat,” ungkap Yoga.

Ia juga memastikan bahwa stok bahan pangan dalam kondisi aman dan tidak mengalami kendala dalam rantai pasok.

Standar Kebersihan Terjaga

 

Selama program berlangsung, SPPG Karang Melati belum menerima keluhan dari warga terkait kualitas makanan.

Seluruh proses pengolahan dìlakukan dengan memperhatikan standar kebersihan dan keamanan pangan.

BACA JUGA: Operasi Narkoba di OKU Timur Memanas, Polisi Dihadang Warga Saat Penangkapan di Mengulak

Bahkan, fasilitas SPPG Karang Melati merupakan bangunan baru dan telah memenuhi standar Badan Gizi Nasional.

“Kebersihan menjadi prioritas agar makanan yang dibagikan aman dikonsumsi,” tambahnya.

Kehadiran dapur umum SPPG Karang Melati dì tengah bencana banjir menjadi simbol solidaritas dan harapan bagi masyarakat terdampak.

BACA JUGA: Banjir di Wilayah Belitang, Rumah Warga Terendam, Pelajar Tak Bisa Berangkat Sekolah

Pihak SPPG berkomitmen untuk terus hadir dan membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga selama masa darurat berlangsung. (gas).

 

No More Posts Available.

No more pages to load.