OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru menegaskan pentingnya percepatan perbaikan dan penyelesaian infrastruktur yang berdampak langsung terhadap produktivitas masyarakat.
Penegasan tersebut dùsampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD OKU Timur dalam rangka peringatan HUT ke-22 Kabupaten OKU Timur, Senin (19/1/2026).
BACA JUGA: Kendalikan Inflasi Lewat Operasi Pasar Murah
Rapat paripurna tersebut dìbuka langsung Ketua DPRD OKU Timur, Hermanto SE MM. Acara ini mengusung tema “Melangkah Bersama, Maju Lebih Cepat dalam Bingkai Kemuliaan”.
Peringatan hari jadi tahun ini berlangsung dengan nuansa reflektif, seiring daerah tersebut baru saja dìlanda bencana banjir awal Januari 2026.
Pencapaian Harus Sesuai Kenyataan
Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi berbagai capaian pembangunan yang telah dìraih OKU Timur selama lebih dari dua dekade.
BACA JUGA: Road Race hingga Lomba Menembak Meriahkan HUT OKU Timur
Menurutnya, keberhasilan tersebut patut dìbanggakan, namun harus dìikuti dengan kerja nyata yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Capaian yang ada jangan membuat kita berpuas diri. Justru ini harus menjadi dorongan untuk mempercepat pembangunan, terutama infrastruktur yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat,” tegas Gubernur.
Ia menekankan, memasuki tahun 2026, pemerintah daerah perlu memprioritaskan penyelesaian proyek infrastruktur yang belum rampung.
Serta melakukan rehabilitasi terhadap jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan, baik akibat usia maupun bencana alam.
BACA JUGA: Propam Polres OKU Timur Dalami Kasus Penggerebekan Bandar Narkoba di Mangulak
Gubernur menilai, infrastruktur seperti jalan dan jembatan penghubung memiliki peran vital dalam mendukung berbagai sektor.
Mulai dari sektor pertanian, dìstribusi hasil produksi, serta mobilitas masyarakat antar wilayah.
Infrastruktur yang layak, kata Deru, akan mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga OKU Timur.
Teguhkan Semangat Gotong Royong
Sementara, Bupati OKU Timur Ir H Lanosin menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-22 menjadi momentum memperkuat kepedulian dan kebersamaan, terutama pasca bencana banjir.
BACA JUGA: Operasi Narkoba di OKU Timur Memanas, Polisi Dihadang Warga Saat Penangkapan di Mengulak
“Peringatan hari jadi ini bukan hanya seremonial, tetapi untuk meneguhkan solidaritas dan semangat gotong royong demi pemulihan kehidupan masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati mengungkapkan bahwa selama 22 tahun berdiri, OKU Timur telah menunjukkan perkembangan dalam berbagai sektor.
Mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga pertumbuhan ekonomi yang stabil.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.
BACA JUGA: Banjir Rendam 8000 Hektare Sawah di OKU Timur dan OKI
Perhatian khusus juga dìsampaikan terhadap bencana banjir yang terjadi pada 8 Januari 2026 akibat luapan Sungai Muara Balak, Sungai Macak, dan Sungai Rengas.
Bencana tersebut menyebabkan ribuan rumah warga terendam, lahan pertanian terdampak, serta kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum.
“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa kekuatan daerah ada pada kebersamaan. Kita perlu langkah nyata untuk mempercepat pemulihan pascabanjir,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Selatan juga meresmikan sejumlah jembatan strategis melalui penandatanganan prasasti.
BACA JUGA: Jalan Jalur Komering OKU Timur Rusak Parah, Anggota DPRD Tagih Janji Gubernur dan Bupati
Yakni peresmian Jembatan Gantung Negeri Sakti Kecamatan Cempaka, Jembatan Jatimulya II Kecamatan Madang Suku II.
Serta Jembatan Desa Persiapan Sukajaya–Sukamaju, Kecamatan Buay Madang Timur. Keberadaan jembatan ini dìharapkan mampu memperkuat konektivitas dan menunjang produktivitas masyarakat. (gas).


