Dispertan dan Polres Gaspol Tanam Jagung, Target 19.000 Hektare

oleh
Dispertan dan Polres Gaspol Tanam Jagung, Target 19.000 Hektare
Polres OKU Timur dan Dispertan berkolaborasi mewujudkan ketahanan pangan nasional dengan menggenjot tanam jagung target 19000 hektare. Foto: Istimewa

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Dinas Pertanian (Dispertan) bersama Polres OKU Timur bersinergi menggenjot penanaman jagung dengan target seluas 19.000 hektare dì tahun 2025.

Hal ini salah satu bentuk komitmen Kabupaten OKU Timur dalam mendukung ketahanan pangan dan swasembada jagung nasional.

BACA JUGA: dr Muh Irfan Jauhari Jabat Plt Direktur RSUD Martapura, Gantikan dr Gondo Roleli

Untuk mewujudkan hal ini, Kapolres OKU Timur bersama PJU dan Kadispertan melakukan tanam jagung serentak dì Desa Negeri Ratu, Kecamatan Bunga Mayang, Rabu (8/7/2025).

Kepala Dispertan OKU Timur, Junadi, SP MM menegaskan, sinergi lintas sektor menjadi kunci percepatan produksi jagung yang saat ini sudah memasuki fase realisasi besar-besaran.

BACA JUGA: 8 Teh Pelebur Lemak Perut, Ampuh Turunkan BB Secara Alami

Menurutnya, pihak Dìnas Pertanian tidak bisa berjalan sendiri, untuk itu perlu adanya kolaborasi bersama Polres OKU Timur.

Langkah ini kata Junadi jelas sangat strategis. Mulai dari menjaga keamanan lapangan hingga mendampingi petani.

BACA JUGA: Antisipasi Perubahan Iklim, Petani Bersihkan Saluran Irigasi

“Selain itu juga mampu mengoordinasikan berbagai kegiatan lintas sektor,” ujar Junadi, Selasa (9/7/2025),

Sudah 10.000 Hektare Terealisasi, Potensi Panen Capai 65.000 Ton

 

Sejauh ini, realisasi penanaman jagung hingga Kuartal III tahun 2025 telah mencapai sekitar 10.000 hektare.

Dengan capaian tersebut, potensi produksi jagung dì Bumi Sebiduk Sehaluan dìprediksi menembus 65.000 ton.

BACA JUGA: Atlet Futsal OKU Patah Kaki Akibat Insiden Brutal di Porprov Korpri

“Angka ini menjadi kontribusi besar bagi stabilitas pangan, sekaligus pendapatan petani OKU Timur,” tambah Junadi.

Sementara, Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono menjelaskan, tanam jagung serentak ini merupakan implementasi dari arahan Presiden RI dan Kapolri.

Dìmana, Presiden dan Kapolri ingin mendorong daerah mempercepat swasembada pangan, khususnya jagung.

BACA JUGA: Pastikan Gaji Kades dan Perangkat Desa Cair Juli, Ini Kata BPKAD

“Ini demi mengurangi ketergantungan impor dan menjaga stabilitas harga dalam negeri,” jelasnya.

Dukungan Penuh Pemerintah dan Masyarakat

 

Tidak hanya Dìnas Pertanian dan Polres OKU Timur, kegiatan ini juga melibatkan Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta dukungan dari masyarakat.

BACA JUGA: Bejat !! Pria di OKU Timur Setubuhi Anak Tiri Sebanyak 13 Kali

Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif dalam setiap tahapan, mulai dari pembukaan lahan hingga penanaman.

“Ini bukan hanya soal menanam, tapi tentang mewujudkan kedaulatan pangan. Kita ingin petani sejahtera, pangan kita kuat, dan bangsa kita mandiri,” ujar Kapolres.

BACA JUGA: Polres OKU Timur Tangkap Buronan Kasus Curat Hingga Jakarta

Dengan solidnya kolaborasi semua pihak, Pemerintah Kabupaten OKU Timur optimistis target 19.000 hektare tanam jagung bisa tercapai.

Dengan demikian, Kabupaten OKU Timur akan menjadi salah satu sentra jagung terbesar dì Provinsi Sumatera Selatan. (gas).

 

No More Posts Available.

No more pages to load.