OKU TUMUR, IDSUMSEL.COM – Dua desa dì Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur diterpa musibah banjir.
Musibah banjir terjadi dìduga karena luapan air Sungai Macak, dampak dari tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir.
Selain melanda area persawahan, banjir dì Desa Cahya Negeri dan Sriwangi Ulu, Kecaamatan Semendawai Suku III juga menggenangi pemukiman warga.
BACA JUGA: Curhat ke Fenus Antonius, Warga Desa Riang Bandung Butuh Air Bersih dan Drainase Atasi Banjir
Bahkan jalan-jalan penghubung desa juga ikut terendam. Musibah ini tentu menyulitkan masyarakat dalam beraktivitas.
Pantauan idsumsel.com Senin 24 Februari 2025, jalan dan area persawahan dì daerah tersebut terendam banjir.
Namun untungnya kondisi tanaman padi milik warga sudah mulai tinggi, sehingga batang padi tidak seluruhnya terendam.
BACA JUGA: Banjir di Baturaja Rendam Ribuan Rumah, Edi Godbless: Terparah Sejak 1972 Silam
“Banjir ini terjadi tiba-tiba. Karena kemarin sore kondisinya masih normal saja,” ungkap Joko salah satu pengendara yang melintas.
Menurut Joko, banjir ini biasanya karena dampak luapan air Sungai Macak. Hal ini sering terjadi jika intensitas hujan tinggi.
“Jika volume air Sungai Macak tinggi, maka wilayah sini sering banjir. Dampaknya jalan dan persawahan ikut terendam,” tegasnya.
BACA JUGA: Gerandong Motor Asal OKU Timur Tewas di Massa Warga Way Kanan
Joko berharap, volume sungai macak segera surut, sehingga pemukiman dan sawah warga yang terdampak banjir cepat surut.
“Kalau banjir seperti ini kita mesti hati-hati. Sebab kondisi jalan tidak terlihat jelas karena luapan air,” bebernya.
Kades Himbau Warga Tetap Waspada
Sementara, Kepala Desa Sriwangi Ulu Bambang Irawan membenarkan jika saat ini wilayahnya terdampak banjir.
BACA JUGA: Kawanan Perampok Bersenpi Disikat Tim Resmob, Satu Pelaku Asal OKU Timur
Meski demikian, Bambang menjelaskan bahwa banjir hanya melanda area persawahan dan jalan menuju Desa Cahya Negeri.
“Untuk saat ini pemukiman warga masih aman. Tetapi lahan persawahan dan beberapa jalan sudah terendam banjir,” paparnya.
Bambang menghimbau agar warga tetap waspada dan hati-hati saat melintas dì jalan yang banjir. Serta tetap melakukan pemantauan ekstra, jika nanti air kembali naik.
BACA JUGA: Gasak Emas Tetangga 5 Suku, IRT di Madang Suku II Diciduk Polisi
“Kita himbau warga tetap waspada. Jika tidak kembali hujan biasanya cepat surut. Namun jika kembali hujan, siap-siap air bisa masuk rumah,” tegasnya. (wie).





