MUSI RAWAS, IDSUMSEL.COM – Memilukan, seorang anak kandung bernama Ismail nyaris menghabisi nyawa sang ibu kandung lantaran Judi Online (Judol).
Bahkan, Ismail tega membanting ibunya lantaran tak dìberi uang untuk bermain judol. Seharusnya anak justru menjaga emak, saat usianya telah senja.
Kejadian memilukan itu terjadi dì Kelurahan Selangit Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, pada sabtu 8 Februari 2025. Lokasi kejadian dì rumah korban.
Malam itu, Ismail sibuk dengan gadgetnya. Bermain judi online (Judol) dì rumah SA (80) ibu kandungnya. Cukup lama, Ismail memainkan games yang dì larang hukum negara ini.
Keningnya tampak mengkerut. Tanda berfikir keras terhadap permainan yang dì mainkan. Senyum tak muncul dì bibirnya.
BACA JUGA: Perampok Bersajam Gasak Sopir Mobil Fuso di OKU Timur, Uang Rp 5 Juta Raib
Wajahnya masam kecut. Matanya tajam memandang layar smartphone, seperti ada yang dì carinya. Jari-jari tangannya menari lincah di atas LCD handphone dì tangannya.
Dari ekspresinya, tampaknya permainan gamesnya sampai dì titik nadir. Upayanya untuk memenangkan permainan, berpeluang gagal.
Brakk….. HP yang dì pegangnya selama ini, dì hempas ke lantai. Emosinya memuncak sampai ke ubun-ubun.
Ismail kalah dalam permainan. Modal slot terkuras habis. Uang untuk beli slot, juga ludes menyisakan saku celana yang kering kerontang.
Kemenangan yang ada dì benaknya, berubah jadi harapan semu dan penuh rasa kekecewaan.
Ibu Tak Memberi Uang
Harapan untuk main judol kembali muncul ketika Ismail melihat ibunya SA. Dengan entengnya, pria yang hampir berusia setengah abad ini, meminta uang dengan ibunya.
BACA JUGA: Perampok Sadis Beraksi, Gasak Emas Hingga Lukai Korban
Namun, SA tak memberinya sepeser pun. Boleh jadi, SA tak memiliki uang, atau bisa jadi ada uang, tapi untuk keperluan makan.
Apalagi, SA berusia 80 tahun, tentu tidak bisa berbuat banyak untuk menghasilkan uang.
Ismail Tega Banting Ibunya
Emosi Ismail makin menjadi. Setelah kalah judol, dìtambah minta uang tidak dì beri.
Akhirnya, perempuan yang telah melahirnya empat puluh tahun lalu, tanpa rasa iba dìbanting oleh Ismail.
Tak hanya sampai dì situ, leher SA juga jadi sasaran cekikan Ismail yang sudah kalap. Namun, uang yang dì mintanya tak kunjung keluar.
BACA JUGA: Pelaku Curas Buronan Polres OKU Timur Ditangkap Polsek Simpang
Ismail lalu ke kamar korban. Dì dalam kamar ibunya itu, ia mengambil gunting kemudian menemui korban yang tak berdaya.
Dengan gunting dì tangan, Ismail mengancam orang yang telah mempertaruhkan nyawa untuk melahirkannya ke dunia.
Jadilah pada malam itu pukul 23.00 wib, jadi malam yang mengerikan. “Mati kau gek (mati kamu nanti), ” ujar Ismail mengancam ibunya dengan gunting.
Korban Dilarikan ke rumah RT
Melihat neneknya dì siksa dengan brutal, FA cucu SA berusaha menyelamatkan neneknya. Melalui pintu belakang, SA dì larikan ke rumah ketua RT 9.
BACA JUGA: Perampokan Bersenpi di OKU Timur Keok Ditimah Panas Tim Gabungan
FA melarikan sang nenek, karena sangat khawatir dengan keselamatan neneknya yang sangat terancam.
Lapor ke Polsek STL Ulu Terawas
Akibat ulah Ismail, SA mengalami luka memar dì leher dan pergelangan tangan. Karena aksi brutal Ismail, SA melaporkan putranya ke Polsek STL Ulu Terawas.
Tim Landak Satreskrim Polres Musi Rawas bergerak cepat. Bersama Unit Reskrim Polsek Terawas, aparat melakukan penyelidikan dan pengintaian tersangka.
Keberadaan tersangka terendus. Berdasarkan informasi masyarakat, tersangka ada dì rumahnya di RT 9 Kelurahan Selangit.
BACA JUGA: Buron 14 Tahun, Parman DPO Perampokan di Desa Nirwana OKU Timur Ditangkap
“Tersangka dìringkus petugas dì rumahnya. Penangkapaan dì lakukan Kanit Pidum Ipda Novra bersama Tim Landak Satreskrim Polres Musi Rawas, ” ujar Kasat Reskrim Musi Rawas Iptu Ryan Tiantoro Putra.
Tersangka Akui Perbuatanya
Pasca dìringkus petugas, tersangka langsung dìangkut ke Polres Mura tanpa perlawanan.
Barang bukti berupa rekaman saat penganiyaan ikut dì bawa ke Polres Mura. “Tersangka mengakui perbuatanya, ” tandasnya. (13).
Artikel ini telah tayang dì https://okusatu.id/emak-di-banting-gegara-judi-online/







