OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Dr Abdul Mu’ti M.Ed mengaku terkesan dengan semangat ratusan pelajar dì Kabupaten OKU Timur.
Hal ini dìutarakannya usai mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat dì SMPN I Belitang, salah satu rangkaian kunjungan kerjanya, Kamis (22/1/2026).
BACA JUGA: Disdikbud OKU Timur Raih Tiga Penghargaan BPMP Sumsel
Kegiatan senam pagi tersebut merupakan bagian dari Program Pagi Ceria, kebijakan nasional yang mendorong pembiasaan positif sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Program ini mencakup doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta senam sebagai upaya menanamkan karakter, disiplin dan pola hidup sehat sejak dini.
BACA JUGA: Catatkan Sejarah! OKU Timur Pecahkan Tiga Rekor MURI, Enos: Simbol Kemajuan Pendidikan
Meski tiba dì OKU Timur pada dini hari sekitar pukul 00.15 WIB, Abdul Mu’ti mengaku antusiasme para siswa membuat rasa lelahnya terbayar.
Ia menilai semangat anak-anak menjadi gambaran optimisme masa depan pendidikan Indonesia.
“Saya benar-benar terkesan dengan semangat anak-anak pagi ini. Ini menunjukkan bahwa generasi Indonesia ke depan memiliki energi dan harapan yang besar,” ujar Abdul Mu’ti.
Pagi Ceria Langkah Bentuk Karakter Anak
Dalam pelaksanaan senam, para siswa dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah dasar dan menengah tampak kompak dan hafal setiap gerakan Senam Anak Indonesia Hebat.
BACA JUGA: OKU Timur Kembangkan Kamus Digital Bahasa Komering Berbasis Android
Mendikdasmen bahkan ikut bergerak bersama para pelajar dan memberikan apresiasi secara langsung.
“Kalau jujur, tadi saya malah mengikuti gerakan anak-anak. Mereka luar biasa,” katanya sambil tersenyum.
Abdul Mu’ti menjelaskan, Senam Anak Indonesia Hebat merupakan implementasi dari Surat Edaran Bersama tiga menteri.
Yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Menteri Agama.
Program Pagi Ceria dìharapkan menjadi kebiasaan positif yang membentuk karakter dan kesehatan anak secara berkelanjutan.
Menurutnya, pembiasaan sederhana seperti senam pagi memiliki dampak besar dalam membangun karakter.
Ia juga menekankan pentingnya tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, salah satunya kebiasaan bangun pagi, sebagai fondasi membentuk generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.








