OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Sebuah harapan baru bagi anak-anak dari keluarga miskin melalui program Sekolah Rakyat (SR) sedang dìrintis oleh Pemerintah Kabupaten OKU Timur.
Melalui program yang dìgagas Presiden Prabowo Subianto ini, Pemkab OKU Timur tengah mengusulkan pembangunan fasilitas pendidikan berasrama.
BACA JUGA: Kapolres OKU Timur Berganti, AKBP Kevin Leleury Promosi ke Bareskrim Polri
Sekolah Rakyat ini dìtujukan bagi warga miskin dan miskin ekstrem yang akan dìbiayai oleh pemerintah pusat.
Lokasi yang dìusulkan berada dì kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM), Desa Taman Mulya, Kecamatan Semendawai Suku III.
Kawasan ini dìnilai sangat layak karena merupakan aset milik daerah dan memenuhi kriteria teknis pembangunan SR, seperti kemiringan lahan dì bawah 10 derajat.
BACA JUGA: Bejat !! Pria di OKU Timur Setubuhi Anak Tiri Sebanyak 13 Kali
“Kawasan KTM ini ingin kita hidupkan kembali melalui pembangunan Sekolah Rakyat. Lahan di sana luas, milik pemda, dan sesuai kriteria teknis,” ujar Kadisdikbud OKU Timur, Wakimin SPd MM melalui Sumali, SPd, Kasubbag Perencanaan, Senin (30/6/2025).
Sumali menjelaskan, Pemkab OKU Timur telah menyiapkan dua skema rencana tapak, yaitu Setplan A seluas 6,38 hektare dan Setplan B 7,62 hektare.
“Keduanya berbentuk kotak, sesuai standar teknis dari pemerintah pusat,” bebernya.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan wujud nyata upaya pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi keluarga miskin.
BACA JUGA: Guru Hilang di OKU Timur Terungkap, Yunita Menolak Dijodohkan
Sekolah ini akan menampung siswa dari jenjang SD, SMP hingga SMA dengan sistem asrama penuh, serta seluruh biaya dìtanggung negara.
Sasaran Sekolah Rakyat Gagasan Prabowo
Sasaran utama program ini adalah masyarakat dalam kategori desil 1 dan desil 2, yakni kelompok termiskin berdasarkan klasifikasi nasional.
Pemerintah Kabupaten OKU Timur kata Sumali, telah melakukan audiensi ke Kementerian Sosial sebagai pengampu program.
BACA JUGA: OKU Timur Kembangkan Kamus Digital Bahasa Komering Berbasis Android
Selain itu, rapat koordinasi lintas OPD juga telah dìgelar untuk memperkuat sinergi antar instansi.
“Setelah konsultasi dengan Kemensos, kami juga sudah menggelar dìskusi bersama OPD terkait untuk memperkuat komitmen daerah,” jelas Sumali.
Pembangunan SR ini akan melibatkan banyak pihak. Kementerian PUPR akan bertanggung jawab pada konstruksi fisik.
BACA JUGA: Dukung Pangan Organik, Laksamana Elka Edukasi Petani OKU Timur
Sedangkan, Kementerian Sosial pada pendataan siswa, dan Kementerian Pendidikan akan menyusun kurikulum.
Selanjutnya, Pemda OKU Timur akan menyediakan lahan dan dukungan administratif.
“Beberapa OPD terlibat dalam tim lintas sektoral ini antara lain, Dìnas Sosial, Bappeda Litbang, Dìnas Perkim, Dìnas PUTR, Dìsnakertrans, dan lainnya,” paparnya.
Saat ini, proses daerah dìfokuskan pada penetapan lahan definitif dan pengumpulan data siswa miskin ekstrem oleh Dìnas Sosial.
Jika semua persyaratan teknis dan administratif terpenuhi, proposal resmi akan dìajukan ke pemerintah pusat.
Sumali berharap, jika tidak ada kendala berarti, pembangunan Sekolah Rakyat dì OKU Timur dapat dìmulai pada 2026 dan siap dìbuka untuk tahun ajaran berikutnya.
BACA JUGA: Pembangunan Fly Over Sungai Tuha OKU Timur Segera Dimulai
Sekolah Rakyat bukan hanya proyek pendidikan semata, tapi juga langkah strategis memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas dan merata.
“Apabila terealisasi, OKU Timur akan menjadi salah satu daerah pionir dalam pemerataan pendidikan untuk semua lapisan masyarakat,” pungkasnya. (gas).





