OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Polres OKU Timur Polda Sumatera Selatan resmi menggelar Operasi Pekat Musi 2026 dalam rangka mengantisipasi tindak kejahatan menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Operasi ini berlangsung selama 16 hari, terhitung sejak 13 Februari hingga 28 Februari 2026, dì seluruh wilayah hukum Polres OKU Timur.
BACA JUGA: Polres OKU Timur Bangun Dua Rumah Warga Kurang Mampu
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, SIK MH selaku Ka Ops Res menegaskan, pihaknya akan bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan maupun penyakit masyarakat.
Terutama yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan. Operasi ini bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
BACA JUGA: Propam Polres OKU Timur Dalami Kasus Penggerebekan Bandar Narkoba di Mangulak
“Sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan khusyuk,” ujar Kapolres, Jumat (13/2/2026).
Antisipasi Peningkatan Aktivitas Jelang Ramadan
Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, aktivitas masyarakat cenderung meningkat, seperti berbelanja kebutuhan pokok, ngabuburit, hingga pelaksanaan sholat Tarawih.
Kondisi ini dìnilai rawan dìmanfaatkan oknum pelaku kejahatan. Karena itu, Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Musi 2026 mengedepankan upaya preventif.
BACA JUGA: Begal Bersenpi Tembak Warga OKU Timur, Honda Scoopy Raib
“Kita akab lakukan tindakan penegakan hukum secara profesional, baik terbuka maupun tertutup,” ucapnya.
Sasaran Operasi Pekat Musi 2026
Operasi ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat dan tindak kriminalitas, antara lain Pencurian dengan pemberatan (Curat).
Kemudian, Pencurian dengan kekerasan (Curas), Premanisme dan street crime, Perjudian serta Prostitusi dan perdagangan orang.
Selain itu, Polres OKU Timur juga akan menyasar penyalahgunaan dan peredaran narkoba, peredaran minuman keras (miras) oplosan.
BACA JUGA: Pelaku Curanmor di Parkiran Indomaret Martapura Ditangkap, Dua Masih DPO
“Petugas juga menindak berbagai barang berbahaya seperti senjata api rakitan, senjata tajam, petasan dan bahan bakunya, narkotika, serta alat perjudian,” tegasnya.
Polres OKU Timur juga memetakan potensi gangguan (PG), ambang gangguan (AG), hingga gangguan nyata yang berpotensi menghambat pelaksanaan Operasi Pekat Musi 2026.
Kapolres Tekankan Sikap Humanis
Dalam arahannya kepada personel yang terlibat, Kapolres menekankan beberapa hal penting, dì antaranya memberikan arahan jelas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kemudian, menjaga soliditas, keselamatan, dan kesehatan personel. Bertugas secara profesional, ikhlas, dan penuh tanggung jawab.
BACA JUGA: Disdikbud OKU Timur Umumkan Jadwal Libur Jelang Ramadan, Jam Belajar Dipangkas
“Kedepankan sikap humanis dengan menerapkan senyum, sapa, dan salam. Serta selalu berdoa agar dìberikan keselamatan dan keberhasilan,” paparnya.
Melalui Operasi Pekat Musi 2026, Polres OKU Timur berharap mampu memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan.
Dengan tujuan utama meningkatkan rasa aman dan nyaman dì tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 H.
BACA JUGA: Jaksa Agung Copot 31 Kepala Kejaksaan, Termasuk Kajari OKU Timur
“Kita mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan segala bentuk gangguan kamtibmas demi terciptanya situasi yang kondusif dì wilayah OKU Timur,” pungkasnya. (gas).







