OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Aksi pelaku kejahatan jalanan (begal) bersenjata api kembali meresahkan masyarakat dì Kabupaten OKU Timur.
Seorang petani menjadi korban kawanan begal bersenjata api (senpi) saat hendak bepergian bersama keluarganya, Senin (14/7/2025) subuh.
BACA JUGA: Subuh Berdarah di OKU Timur! Supriyanto Ditembak Begal Usai Pelaku Nongkrong Main Slot
Peristiwa ini terjadi dì halaman Masjid Nurul Hidayah, Dusun III, Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Buay Madang.
Korban, Suprianto (28), mengalami luka tembak pada tangan saat mempertahankan sepeda motornya.
Kronologi Pelaku Tembak Korban
Korban berangkat dari Desa Karang Endah menuju Baturaja pukul 04.00 WIB. Dalam perjalanan, korban dìikuti empat pelaku mengendarai dua motor matic.
BACA JUGA: Polres OKU Timur Ringkus Pelaku Curas Sadis, Beraksi di Tanggul Irigasi
Setibanya dì Desa Tanjung Bulan, pelaku mencoba menghentikan korban. Namun korban melaju masuk ke halaman masjid sambil berteriak “rampok-rampok!”.
Saat korban bertahan memegang kunci motor, salah satu pelaku menembakkan senjata ke tanah. Kemudian ke arah korban hingga mengenai tangan kanannya.
Setelah itu, pelaku langsung melarikan motor korban dengan cara dìdorong (step) meski kuncinya masih tergenggam.
BACA JUGA: 4 Tahun Jadi Buronan, Yopi Sempat Kerja Security di Jakarta
Sementara, korban dìbantu jamaah yang berada masjid dìbawa berobat ke UPTD Puskesmas Sukaraja.
Mendapat informasi, anggota piket siaga Polsek Buay Madang, Polres OKU Timur langsung mendatangi TKP dan melihat kondisi korban.
BACA JUGA: Sidak Toko Ritel, Disdagperin Temukan Beras Premium Tak Sesuai Takaran
Sedangkan, sebagian personel lainnya langsung melakukan pengejaran terhadap kawanan begal tersebut.
Pelaku Diringkus Kurang dari 24 Jam
Hanya berselang 10 jam setelah kejadian, satu pelaku berinisial AF alias ANG (26) berhasil dìtangkap.
“Pelaku dìringkus dì Dusun Tanjung Rejo oleh tim gabungan Satreskrim dan Polsek Buay Madang,” ungkap Kapolres, AKBP Adik Listiyono SIK MH.
BACA JUGA: Titiek Soeharto Desak Tindak Tegas Perusahaan Pengoplos Beras
Dalam interogasi, AF mengaku melakukan aksi curas bersama tiga rekannya. Ketiganya kini berstatus DPO dan masih dalam pengejaran polisi.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku. Dì antaranya senjata tajam dan kain penutup wajah.
Selain itu, juga dìamankan STNK dan kunci motor korban, serta proyektil peluru dari tangan korban.
Langkah Tegas Polres OKU Timur
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, SIK MH memerintahkan seluruh Kapolsek untuk meningkatkan patroli. Serta bertindak cepat jika ada laporan kriminalitas.
“Kami bergerak cepat, pelaku bisa kami amankan dalam waktu singkat. Ini bentuk komitmen menjaga keamanan masyarakat,” tegas AKBP Adik.
BACA JUGA: Polres OKU Timur Target Zero Begal, Bentuk Timsus Berantas Kejahatan
Kapolres menjelaskan, guna meminimalisir tindak kriminalitas dan peredaran narkoba, pihaknya telah membentuk tim khusus (timsus).
“Kita tidak akan mentolerir segala bentuk tindak kriminalitas. Untuk itu masyarakat dìharapkan jangan takut melapor, jika mendapati kejadian melanggar hukum,” pungkasnya. (gas).







