OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Dukungan Pemekaran wilayah Kabupaten OKU Timur menjadi Daerah Otonomj Baru (DOB) terus dìsuarakan berbagai dari lapisan masyarakat.
Sebelumnya, dukungan pemekaran dìsampaikan tokoh masyarakat Komering H Leo Budi Rachmadi dan Tokoh Pemuda Belitang, Dwi Ratno.
Kali ini, isu pemekaran wilayah mendapat dukungan dari Organisasi Kepemudaan Islam Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) OKU Timur.
Munculnya ide pemekaran Kabupaten OKU Timur menjadi DOB tentu memiliki tuntutan urgensi yang realistis.
Salah satunya dari banyaknya jumlah penduduk dan luas wilayah. Serta pemekaran dìyakini membawa implikasi luas.
Luas wilayah Kabupaten OKU Timur membuat masyarakat dì pelosok kesulitan menjangkau layanan publik.
Sebab pusat pemerintahan cukup jauh dari jangkauan. Terutama bagi masyarakat dì sekitaran wilayah Cempaka dan Semendawai Timur.
Untuk menuju pusat pemerintahan, jika menggunakan sepeda motor bisa menempuh waktu hampir dua jam.
Kondisi demikian tentu menjadi kendala tersendiri bagi pemerintah daerah, untuk mewujudkan pemerataan indeks pembangunan manusia (IPM).
“Kabupaten OKU Timur ini merupakan salah satu daerah dengan jumlah penduduk terbanyak dì Provinsi Sumsel,” ujar Fahmi, Ketua PDPM OKU Timur.
Menurut Fahmi, melalui pemekaran wilayah, Pemda bisa lebih mendekatkan pelayanan publik ke masyarakat.
Sebab, akses penduduk ke pusat-pusat pelayanan publik menjadi lebih terjangkau.
Dìsamping itu, pemekaran juga akan membawa pemerataan pembangunan infrastruktur dan pembangunan SDM.