OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan mendapatkan penghargaan kabupaten/kota sehat di Indonesia.
Dìbawah pemerintahan Bupati Lanosin dan Wabup Yudha, Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU Timur terus berkotribusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
BACA JUGA: 8 Guru OKU Timur Raih Prestasi Ajang Apresiasi GTK Sumsel 2025
Berkat upaya tersebut, Pemkab OKU Timur meraih Penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Sehat kategori Swasti Saba Padapa Tahun 2025.
Penghargaan ini dìberikan kepada Bupati OKU Timur melalui Zoom Meeting, dì Aula Bappedarida OKU Timur, Jumat (28/11/2025).
BACA JUGA: OKU Timur Juara II Lomba Kebersihan dan Keindahan Kantor Bupati se-Sumsel
Penghargaan Swasti Saba Padapa merupakan apresiasi nasional kepada daerah yang berhasil menciptakan lingkungan sehat, berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat.
Pertahankan Prestasi Sejak 2022
Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten OKU Timur berhasil mempertahankan predikat Kabupaten/Kota Sehat sejak 2022.
Bahkan, pada tahun ini Kabupaten berjuluk Bumi Sebiduk Sehaluan sukses menempati peringkat ke-7 secara nasional.
Dalam sambutannya, Bupati OKU Timur Ir H Lanosin menjelaskan bahwa kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan menjadi pilar utama.
BACA JUGA: Waspada DBD, Dinkes OKU Timur Gerak Cepat Fogging dan Sebar Abate di Trimoharjo
Untuk itu, Lanosin mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga kualitas lingkungan. Terlebih meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dì masyarakat.
“Apresiasi untuk seluruh jajaran karena kita berhasil mempertahankan predikat Kabupaten/Kota Sehat sejak 2022 hingga 2025,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengingatkan untuk terus menjaga tiga pilar utama pembangunan daerah yakni kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
BACA JUGA: Pelaku Pencurian Emas di Belitang Jaya Diringkus Polsek Belitang III
Ketiganya kata adik Gubernur Herman Deru ini, sangat berperan penting dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan umur harapan hidup masyarakat.
“Untuk menjaga prestasi ini, seluruh stakeholder, termasuk TP PKK sata minta terus memperkuat promosi hidup sehat,” tegasnya.
Bupati juga menegaskan bahwa keberhasilan Kabupaten/Kota Sehat ditopang oleh komitmen bersama, verifikasi administrasi, dan survei lapangan.
Jika dìtemukan kekurangan, ia menekankan OPD segera melakukan tindak lanjut. Agar hal ini dapat terus dìpertahakan dan dìtingkatkan lagi kedepannya.
BACA JUGA: H Rusman Jabat Pj Sekda OKU Timur, Siap Wujudkan Maju Lebih Mulia
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras, sehingga OKU Timur kembali mendapatkan predikat Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2025,” ujarnya.
Target UHH Naik Menjadi 75 Tahun
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, turut memberikan sambutan dalam acara nasional tersebut.
Beliau mengucapkan selamat kepada seluruh daerah yang berhasil meraih penghargaan Swasti Saba 2025.
Menkes menjelaskan, bahwa indikator sehat tidak hanya dìukur dari bebas penyakit, tetapi juga dari Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk.
BACA JUGA: Catatkan Sejarah! OKU Timur Pecahkan Tiga Rekor MURI, Enos: Simbol Kemajuan Pendidikan
Ia juga menjelaskan, bahwa rata-rata usia penduduk Indonesia saat ini adalah 72 tahun. Sedangkan usia hidup sehat berada dì angka 60 tahun.
“Target RPJMN 2029 adalah meningkatkan usia harapan hidup menjadi 75 tahun,” paparnya.
Menkes menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hanya tugas Kementerian Kesehatan, tetapi tanggung jawab seluruh pemerintah daerah.
Dinkes Target Swasti Saba Wiwerda dan Wistara
Pemberian penghargaan Swasti Saba ini merujuk pada Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5.7/8790/Bangda tanggal 24 November 2025.
BACA JUGA: Cegah DBD, Dinkes Sarankan Masyarakat Pelihara Ikan Cupang, Ini Manfaatnya
Tentang Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Tahun 2025.
Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur, Ya’Kub SKM MM mengucapkan terimakasih kepada Bupati, Wabup, Sekda dan OPD lainnya atas pencapaian ini.
Penghargaan tersebut kata Ya’kub, menjadi bukti komitmen Pemkab OKU Timur dalam mewujudkan lingkungan sehat, pelayanan dasar kuat, serta partisipasi masyarakat yang tinggi.
Dengan dìraihnya penghargaan Swasti Saba Padapa 2025, OKU Timur semakin memperkuat komitmennya dalam pembangunan kesehatan.
Kolaborasi pemerintah daerah, OPD, TP PKK, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan menuju OKU Timur ayaman, aman dan sehat berkelanjutan.
“Target kita kedepan, OKU Timur bisa mendapatkan predikat kabupaten/kota Swasti Saba Wiwerda dan Wistara,” harapnya. (gas).





