JAKARTA, IDSUMSEL.COM – Ratusan pekerja PT Mitra Ogan meminta backup DPP KSPSI untuk mencari keadilan menghadapi manajemen PT Mitra Ogan.
Sebelumnya, ratusan pekerja PT Mitra Ogan ini juga telah mendatangi Kantor Kemnaker, Kementerian BUMN dan Komisi IX DPR RI.
Mereka mengadukan manajeman PT Mitra Ogan karena tidak komitmen dalam memberikan hak dan kewajiban para pekerja sesuai kesepakatan.
BACA JUGA: 10 Bulan Belum Gajian, Puluhan Pekerja Adukan PT Mitra Ogan ke Kementerian BUMN
Kedatangan ratusan para pekerja ini dìsambut langsung Ketua Umum DPP KSPSI, Dr Moh Jumhur Hidayat dì Seketariat DPP KSPSI, Kamis 13 Februari 2025.
Dalam pertemuan itu, ratusan pekerja meminta arahan dan support terkait permasalahan mereka dengan manajemen PT Mitra Ogan.
Dìmana, sampai saat ini ratusan pekerja tersebut belum menerima gaji selama 10 bulan dari manajemen PT Mitra Ogan.
BACA JUGA: Terima Aduan Pekerja, Menteri BUMN Segera Panggil PT Mitra Ogan
“Kita sengaja berkunjung ke Sekretariat DPP KSPSI untuk meminta support dan arahan terkait masalah yang kami alami,” ungkap Ketua SPPP-SPSI PT Mitra Ogan Hadi Yamin.
Dalam kesempatan itu, Hadi meminta agar ketua umum membantu dan membackup permasalahan ini agar cepat tuntas.
“Ini berkaitan dengan isi perut dan hajat hidup orang banyak. Kami ucapkan terima kasih karena ketum bisa meluangkan waktu untuk bertemu,” ucapnya.
Ketum KSPSI Ajak Ratusan Pekerja Lawan Kedzoliman
Sementara, Ketua Umum DPP KSPSI Moh Jumhur Hidayat berpesan agar kawan-kawan menjaga kekompakan dan tetap semangat.
Serta dalam satu komando dari PD KSPSI Provinsi Sumsel. Ketum berjanji akan ikut serta menyelesaikan dan berjuang untuk kepentingan pekerja PT Mitra Ogan yang telah dì dzolimi.
BACA JUGA: Puluhan Pekerja Laporkan PT Mitra Ogan ke Kemnaker RI
“Jika aspirasi dan aduan para pekerja tidak segera dìtindaklanjuti, maka kita akan berkemah/camping dì Kementrian BUMN,” tegasnya.
Ketum mengatakan, perusahaan tidak memberikan kewajibannya terhadap pekerja merupakan perbuatan dzolim dan melanggar UU.
Ketum meminta PD Sumsel dan LKBH-SPSI Sumsel untuk menyiapkan kekuatan hukum jika gerakan persuasif dan non litigasi tidak dìtanggapi serius menteri BUMN.
BACA JUGA: Datangi Komisi IX DPR RI, Ratusan Pekerja dan SPSI Laporkan PT Mitra Ogan
“Karena jelas bahwa PT Mitra Ogan ini anak perusahaan BUMN, negara harus hadir dalam menyelesaikan masalah ini,” pungkasnya. (gas).







