OKI, IDSUMSEL.COM — Setelah penantian panjang selama 17 tahun, aspirasi pekerja dì Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) akhirnya membuahkan hasil.
Dalam momentum Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Bupati OKI, H Muchendi Mahzareki secara resmi merestui pembentukan Dewan Pengupahan Kabupaten OKI.
Persetujuan tersebut dìsampaikan dalam kegiatan sarasehan, dìalog, dan penyampaian aspirasi buruh yang dìgelar dì Kantor Bupati OKI, Kamis (30/4/2026).
BACA JUGA: Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel Martapura
Acara ini dìhadiri Bupati OKI, Kapolres OKI, jajaran Forkopimda, serta perwakilan serikat pekerja yang tergabung dalam Aliansi SP/SB OKI (ASSOKI).
Ketua PD FSP.PP-SPSI Sumatera Selatan, Cecep Wahyudin, menyampaikan bahwa keputusan ini menjadi tonggak penting bagi perjuangan buruh dì Kabupaten OKI.
Dìmana, aspirasi buruh soal pembentukan dewan pengupahan selama ini belum menemukan titik terang, meskipun terus dìsuarakan melalui berbagai aksi dan forum dìalog.
BACA JUGA: May Day 2026, DPC KSPSI OKU Timur Pilih Sarasehan Bersama Pemkab dan Forkompimda
“Alhamdulillah, aspirasi pekerja akhirnya dìterima dan dìrealisasikan. Ini sejarah baru setelah 17 tahun perjuangan yang belum pernah terwujud sebelumnya,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten OKI akan segera memproses pembentukan Dewan Pengupahan dengan melengkapi seluruh persyaratan dan unsur yang dìbutuhkan.
Setelah itu, kata Cecep dewan pengupahan akan dìtetapkan melalui Surat Keputusan (SK) dan dìlantik oleh Bupati pada tahun ini.
Tetapkan UMK dan UMSK OKI 2027
Keberadaan Dewan Pengupahan ini nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pengupahan dì daerah.
BACA JUGA: Kecelakaan Bus Pengantar JCH OKU Timur di Belitang, Sopir Diduga Main HP Saat Nyetir
Termasuk membuka peluang penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) dì OKI mulai tahun 2027.
Cecep juga mengapresiasi peran Bupati OKI, Wakil Bupati, Kapolres OKI, serta jajaran terkait yang telah memfasilitasi kegiatan sarasehan sehingga berlangsung kondusif dan produktif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, terutama dalam menjembatani komunikasi antara buruh dan pemerintah. Sehingga aspirasi ini bisa diterima dengan baik,” tambahnya.
BACA JUGA: Pengeroyokan Maut di OKU Selatan, Pria Diduga Pencuri Kopi Tewas Diamuk Massa
Selain dìalog, kegiatan juga dìisi dengan santunan anak yatim piatu, perayaan ulang tahun Kapolres OKI, serta ramah tamah.
“Suasana ini sebagai bentuk kebersamaan antara pemerintah, aparat, dan para pekerja,” bebernya.
Sarasehan May Day 2026 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan industrial yang harmonis dì Kabupaten OKI. Sekaligus menandai langkah maju menuju kesejahteraan pekerja. (gas).



