Aliansi Masyarakat Martapura Demo Kantor DPRD OKU Timur, Ini Tuntutannya

oleh
Puluhan aliansi masyarakat Martapura peduli jalan raya saat melakukan aksi demo dì halaman Kantor DPRD OKU Timur, Kamis 30 Mei 2024. Foto: Indra/idsumsel

OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Puluhan masyarakat Kota Martapura yang tergabung dalam aliansi masyarakat peduli lalulintas jalan raya mendatangi Kantor DPRD OKU Timur.

Kedatangan masyarakat ini untuk menyampaikan aspirasi terkait maraknya angkutan batubara yang dìnilai meresahkan.

Bahkan, mobilitas angkutan batubara yang tak beraturan, juga dìanggap memberikan dampak buruk bagi masyarakat dì sepanjang jalan lintas tengah sumatera.

“Kita melakukan aksi ini untuk menyampaikan aspirasi terhadap anggota DPRD OKU Timur, terkait dampak buruk angkutan batubara,” ungkap M Obrin SSos selaku korlap aksi.

Menurut Obrin, meskipun sepanjang jalan OKU Timur dìlalui angkutan batubara, namun tidak memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat.

Tetapi, justru merugikan. Sebab jalan-jalan yang semestinya bagus dan mulus, malah cepat rusak hingga berlobang.

Karena, angkutan batubara yang melintas rata-rata melebihi tonase atau over load. Sedangkan sesuai dengan Perda OKU Timur, angkutan yang boleh melintas tidak boleh melebihi maksimal 8 ton.

“Tak hanya itu, kompoian angkutan batubara juga meresahkan, karena sangat panjang. Ini sangat mengganggu lalulintas,” tegas Obrin.

Obrin bersama masyarakat aliansi peduli jalan raya meminta agar Komisi II DPR OKU Timur bisa memfasilitasi tuntutan ini.

“Kami minta agar Komisi II DPRD bisa melakukan duduk bersama, agar permasalahan ini mendapat solusi yang tepat,” paparnya.

Sementara, Dedi Susanto (Rojak) selaku pelaksana aksi menyampaikan, saat ini angkutan mobil batubara yang melintas tak mengenal waktu.

Hal ini tentu berdampak buruk dan sangat meresahkan bagi masyarakat OKU Timur. Baik pengendara, maupun bagi warga sekitar jalan raya.

“Terlebih adanya pembukaan stock file dì kawasan perbatasan. Itu juga dampaknya sangat tidak baik,” ungkapnya.

Dalam aksi demo itu, para Anggota DPRD OKU Timur tidak berada dì tempat. Sehingga mereka hanya dìsambut oleh Sekretaris DPRD OKU Timur.

Bahkan, Sekertaris DPRD Kabupaten OKU Timur Kasmir Syamsuddin menyambut para pendemo dì ruang audiensi DPRD OKU Timur.

Setelah pertemuan ini, ia akan segera menyampaikan kepada Ketua dan Anggota DPRD OKU Timur untuk mengatur waktu pertemuan.

“Karena pimpinan dan anggota lainnya sedang tidak ada dìtempat, nanti kita akan agendakan agar para pendemo bisa beraudiensi langsung,” tutupnya. (gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.