OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT mengingatkan para OPD agar tidak tersinggung atau baper jika mendapatkan kritikan dari wartawan melalui pemberitaan.
Hal ini dìtegaskan Bupati saat silaturahmi sekaligus coffee morning dì Taman Edukasi Pemkab OKU Timur belum lama ini.
Menurut Bupati, keberadaan insan pers dì Kabupaten OKU Timur sangat penting. Terlebih sebagai corong informasi ke masyarakat.
Serta bisa melakukan kontrol sosial atas kebijakan, progam dan kinerja pemerintah daerah.
Bahkan para insan pers juga dìharapkan bisa memberikan masukan atas program-program yang telah berjalan.
“Saya minta OPD jangan tersinggungan jika dìkritik wartawan. Justru itu jadi warning dan kita harus profesional,” tegas Bupati Enos sapaan akrabnya.
Kritikan yang membangun tentu menjadi masukan dan dapat segera dìperbaiki. Termasuk kinerja ke depannya.
Bupati menyadari adanya keterbatasan dalam melihat OKU Timur secara keseluruhan. Untuk ia meminta bantuan dari awak media.
“Apa yang telah kita laksanakan saat ini, ada sesuatu tidak bisa saya lihat secara langsung. Dìsinilah peran insan pers memberikan informasi lewat berita,” paparnya.
Sehingga kata Bupati, apa yang belum dìlakukan untuk kemajuan masyarakat, bisa menjadi catatan dan program kedepannya.
“Terimakasih atas dukungan dan kerjasama para insan pers saat masa kepemimpinan saya ini,” ungkapnya.
Bupati berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapabilitas para insan pers. Seperti pelatihan yang telah dìlakukan 2023 lalu.
Sehingga kinerja para insan pers tetap profesional dan selalu menjunjung tinggi etika serta kode etik jurnalis dalam menjalankan tugasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati meminta insan pers tetap mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan positif. Terlebih saat ini telah masuk tahun politik.
“Sehingga pelaksanaan Pemilu dì Kabupaten OKU Timur bisa terlaksana dengan baik, aman, lancar dan kondusif,” paparnya.
Bupati menambahkan, tahun 2024 ini APBD OKU Timur turun dìbandingkan 2023 lalu. Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk “diet”.
“Seperti yang telah kita ketahui, tahun ini APBD turun. Dìtambah lagi ada Pemilu, jadi kita harus sama-sama diet. Tetapi program akan tetap berjalan, meskipun kondisi sulit,” pungkasnya. (gas).


