OKU SELATAN, IDSUMSEL.COM — Seorang honorer PDAM bernama Welly Mailendra (39) dìtemukan tewas dì dalam ruko, Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.
Korban yang menempati sebuah ruko dì Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, dìduga meninggal dunia setelah mengonsumsi cairan pestisida.
BACA JUGA: Peringkat 7 Nasional, OKU Timur Dapat Penghargaan Kota Sehat Swasti Saba Padapa
Penemuan mayat bermula saat dua rekan korban, Tintus Gunawan dan Deki Irawan, hendak menuju Simpang Kotaway untuk membuka kran PDAM.
Keduanya sempat singgah ke ruko tempat korban tinggal. Setelah mengetuk pintu berulang kali namun tidak ada jawaban, mereka mulai curiga.
BACA JUGA: Heboh! Warga Pengandonan Temukan Mayat di Kamar Mandi
Tak lama, dua warga sekitar, Indra dan Heriadi, ikut mendekat dan memastikan kondisi tempat tinggal korban.
Karena tidak ada tanda-tanda kehidupan dari dalam ruko, para saksi kemudian mencongkel pintu ruko tersebut.
Saat pintu berhasil dìbuka, korban dìtemukan dalam kondisi terbaring dan sudah tak bernyawa dì atas matras.
Ada Muntahan Hijau dan Botol Pestisida
Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Aston L. Sinaga, SH MH membenarkan peristiwa penemuan mayat honorer PDAM tersebut.
BACA JUGA: HGN 2025, Rio Susanto Harapkan Kesejahteraan Guru Meningkat
Ia menjelaskan, setelah mendapat informasi tim piket Pamapta bersama Satreskrim Polres OKU Selatan langsung ke lokasi dan melakukan olah TKP.
Sejumlah temuan penting dalam ruko memperkuat dugaan bahwa korban mengalami keracunan. Sebab tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Selain itu, juga terdapat bekas muntahan berwarna hijau dì dekat tubuh korban, serta gayung berisi cairan hijau dan botol pestisida.
BACA JUGA: Angka Perceraian Tinggi, Junaidi Majid Soroti Mudahnya Putusan Perkara di Pengadilan Agama
“Temuan ini memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat menenggak (minum) cairan beracun atau pestisida,” tegas Aston.
Hasil Pemeriksaan Tak Ada Tanda Kekerasan
Setelah dìevakuasi, jenazah korban kemudian dìbawa ke RSUD Muaradua. Hasil pemeriksaan dokter menyatakan tidak dìtemukan luka atau tanda kekerasan fisik.
BACA JUGA: Kawanan Perampok Bersenpi Disikat Tim Resmob, Satu Pelaku Asal OKU Timur
Korban dìduga meninggal akibat mengonsumsi cairan pestisida berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan sesuai dengan kondisi dì TKP.
Keluarga Tolak Autopsi Korban
Pihak keluarga korban yang dìhubungi Polres OKU Selatan menyatakan menolak untuk dìlakukan autopsi. Bahkan keluarga juga menyatakan tidak ingin menempuh proses hukum.
“Mereka menandatangani surat pernyataan resmi dan mengikhlaskan kejadian tersebut,” papar Kasat Reskrim.
BACA JUGA: Terekam CCTV Nyolong Baju di Citimall Baturaja, Ibu Rumah Tangga ini Digelandang ke Mapolsek
Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan dì RSUD Muara Dua, jenazah korban kemudian dìserahkan kepada pihak keluarga untuk dìbawa ke Kabupaten Banyuasin.
“Setelah semuanya selesai, jenazah korban kita serahkan pada keluarganya guna dìmakamkan dì kampung halamannya,” tambah Aston.
Aston menyampaikan, seluruh rangkaian penanganan TKP hingga evakuasi berlangsung aman dan kondusif.
BACA JUGA: Dicegat Bawa Motor Curian, Polsek Lengkiti Tangkap Curanmor Asal OKU Selatan
Polres OKU Selatan telah mengamankan data dan keterangan saksi sebagai bagian dari prosedur standar temuan orang meninggal. (gas).







