OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Kecelakaan bus Minanga rombongan Study Tour SDN 1 Harisan Jaya, Kecamatan Cempaka, OKU Timur menyisahkan luka mendalam bagi dunia pendidikan dì Bumi Sebiduk Sehaluan.
Informasi yang berhasil dìhimpun, akibat kecelakaan itu, dìketahui 2 orang meninggal dunia, yakni satu guru dan satu pelajar.
Guru tersebut bernama Husna (48) warga Desa Cempaka dan pelajar bernama Flora (14) warga Desa Harisan Jaya, Kecamatan Cempaka.
Selain 2 orang penumpang tewàs dalam musibah ini, juga ada 2 korban yang mengalami luka berat dan 19 orang lainnya mengalami luka ringan.
Kecelakaan itu melibatkan PO Minanga bernopol BE 7431 BU dan Fuso Hino tractor head bernopol BE 9468 AU.
Kecelakaan maut itu terjadi dì Jalan Lintas Timur, tepatnya dì Desa Buluh Cawang, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Insiden ini terjadi pada Jumat 24 Mei 2024 sekitar pukul 21.00 WIB. Bus tersebut melintas dari arah Palembang menuju Cempaka OKU Timur.
Dìmana bus Minanga tersebut berisikan sekitar 50 orang penumpang. 29 orang perempuan, 2 laki-laki dewasa, 11 anak laki-laki 11 dan 8 orang anak perempuan.
Saat ini masih terdapat 4 orang yang dìrujuk ke RS Palembang. Sedangkan yang lain sudah pulang ke rumah masing-masing.
Kasat Lantas Polres OKI, AKP Joko Edy Santoso menjelaskan, kendaraan PO bus Minanga itu melaju dari arah Palembang menuju OKU Timur.
Setibanya dì Tempat Kejadian Perkara (TKP) bus Minanga tersebut menabrak belakang mobil Fuso Hino tractor yang sedang berhenti dì jalan.
“Saat itu mobil Fuso Hino tractor berhenti dì jalan dìkarenakan mengalami kerusakan,” jelasnya.
Informasi sementara kata Kasat, kecelakaan itu mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat dan 19 orang luka ringan.
“Sisanya 27 orang kondisinya sehat dan sudah kembali kerumah mereka dì Kabupaten OKU Timur,” ungkapnya.
Sementara, Kadisdikbud OKU Timur Wakimin SPd MM membenarkan kejadian kecelakaan rombongan Study Tour SDN 1 Harisan Jaya, Kecamatan Cempaka tersebut.
“Saat ini Kabid Dikdas bersama pengawas telah terjun kelapangan untuk melihat langsung kondisi penumpang akibat kecelakaan tersebut,” ungkap Wakimin, Sabtu 25 Mei 2024.
Selain itu, Wakimin juga membenarkan bahwa salah satu guru dan pelajar meninggal dunia akibat kecelakaan bus rombongan study tour.
Terpisah, Kabid pembinaan Pendidikan Dasar Dìsdikbud OKU Timur Edi Subandi mengatakan, hasil komunikasi dengan Kepala Sekolah jumlah manifest bus tersebut sebanyak 30 penumpang.
Dìmana, 15 penumpang siswa-siswi, 9 orang guru dan 6 orang tua siswa. “Saat ini saya sedang menuju kerumah duka dì Kecamatan Cempaka,” ungkap Edi Subandi. (gas).







