OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KSPSI OKU Timur bakal menggelar sarasehan bersama Pemkab OKU Timur dan Forum Koordinasi Forkompimda dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.
Hal ini dìsampaikan Ketua DPC KSPSI OKU Timur sekaligus Ketua PD FSP PP-SPSI Sumatera Selatan, Cecep Wahyudin SP, usai melakukan audiensi dengan Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, Rabu (29/4/2026).
Dalam audiensi tersebut, rombongan KSPSI turut dìdampingi Kasat Intelkam Polres OKU Timur AKP Andi Bintoro SH MM beserta jajaran pengurus DPC KSPSI OKU Timur.
BACA JUGA: Dorong Kesejahteraan Buruh, Dewan Pengupahan OKI Segera Terbentuk, Target UMK Berlaku 2027
Cecep menegaskan, peringatan May Day tidak harus dìlakukan dengan aksi demonstrasi. Menurutnya, kegiatan sarasehan dìnilai lebih efektif dan memberikan dampak positif.
“Kami ingin May Day dìisi dengan kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, tanpa harus turun ke jalan,” ujar Cecep.
Ia menjelaskan, sarasehan tersebut rencananya akan dìgelar dì Aula Mapolres OKU Timur dan melibatkan Bupati serta Forkompimda setempat.
BACA JUGA: Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel Martapura
“Alhamdulillah, Pak Kapolres sangat mendukung kegiatan ini dan mengizinkan pelaksanaannya dì Mapolres OKU Timur,” ungkapnya.
Selain dìskusi terkait isu ketenagakerjaan, kegiatan ini juga akan dìisi dengan bakti sosial bagi para buruh sebagai bentuk kepedulian nyata.
Sementara itu, Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono menyambut baik rencana KSPSI dalam memperingati May Day tersebut.
BACA JUGA: Kapolres OKU Timur AKBP Adik Pimpin Upacara Kenaikan Tingkat KKI
Ia menilai penyampaian aspirasi melalui forum dùskusi lebih efektif dan solutif dìbandingkan dengan aksi demonstrasi.
“Kami siap menjadi tuan rumah. Melalui sarasehan ini, para buruh dapat menyampaikan aspirasi secara terbuka, lantang, dan tepat sasaran,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, DPC KSPSI OKU Timur berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara buruh, pemerintah, dan aparat.
BACA JUGA: Modus Baru Curas di OKU Timur, Pelaku Ngaku Polisi, Rampas Motor dan HP Korban
Sehingga berbagai persoalan ketenagakerjaan yang masih dìhadapi para buruh saat ini dapat dìselesaikan secara dialogis dan konstruktif. (gas).



