OKU TIMUR, IDSUMSEL.COM – Sosok Sunarso SKom SH CMSP, menjadi figur penting dalam pembangunan Desa Gunung Sugih, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur.
Sejak dìlantik sebagai Kepala Desa Gunung Sugih pada tahun 2021, Sunarso dìkenal sebagai pemimpin yang visioner.
BACA JUGA: Putus Sejak 2020, Jembatan Penghubung Desa Gunung Sugih-Taman Harjo Belum Tersentuh
Ia menggabungkan kekuatan teknologi, hukum, dan nilai-nilai kearifan lokal dalam kepemimpinannya.
Lahir di Gunung Sugih pada 10 Juli 1981, perjalanan hidup Sunarso bukan tanpa perjuangan.
Dìrinya pernah bekerja sebagai pencari timah dì Bangka Belitung dan kuli bangunan dì Jakarta.
Kemudian, ia juga sempat berkarier dì PT Saitama Stamping Indonesia, Karawang, selama lebih dari 20 tahun.
BACA JUGA: Buron 14 Tahun, Parman DPO Perampokan di Desa Nirwana OKU Timur Ditangkap
Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang tangguh dan peduli pada masyarakat bawah.
Kini, dengan bekal pendidikan dì bidang Teknik Informatika dan Hukum, serta pengalaman organisasi dì dunia ketenagakerjaan dan advokasi,
BACA JUGA: Jalan Kabupaten di OKU Timur Putus, Akses Warga Terhambat
Sunarso membuktikan dirinya sebagai kepala desa yang tidak hanya memimpin, tapi juga melayani.
Sunarso Bentuk Pos Bantuan Hukum Desa Gunung Sugih
Salah satu terobosan unggulan Sunarso adalah pembentukan Pos Bantuan Hukum Desa Gunung Sugih.
Inisiatif ini bertujuan memberikan akses keadilan bagi seluruh warga, terutama yang kurang mampu dalam menghadapi persoalan hukum.
BACA JUGA: Ketua RT Desa Gunung Meraksa Ditemukan Tèwà4s Penuh Lukà Tusùkàn
Seperti sengketa tanah, keluarga, hingga ketenagakerjaan. Pos Bantuan Hukum ini bukan hanya tempat konsultasi, tetapi juga ruang edukasi hukum bagi masyarakat.
“Kami ingin warga paham akan hak dan kewajibannya,” ujar Sunarso, Jumat 11 April 2025.
Langkah ini sejalan dengan visinya menjadikan Desa Gunung Sugih sebagai desa yang maju dalam bidang IPTEK dan IMTAQ.
BACA JUGA: Langkah Awal dr Gondo Roleli Pimpin RSUD Martapura, Fokus Pembenahan Internal
Ia menegaskan, penyediaan layanan hukum gratis dan mudah dìakses merupakan salah satu misi utama dalam pemerintahannya.
Pendidikan dan Pengabdian, Fondasi Kepemimpinan Sunarso
Sunarso menamatkan studi S1 Teknik Informatika di STMIK Bani Saleh, Bekasi, dan melanjutkan S1 Hukum di Universitas Pamulang.
Saat ini ia sedang menempuh pendidikan S2 Hukum dì STIHPADA Palembang. Ia juga telah mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Peradi.
BACA JUGA: Aksi Curas di OKU Timur, Lansia Diancam, Sepeda Motor Dibawa Kabur
Tujuannya untuk memperkuat kapasitasnya dalam memberikan layanan hukum langsung kepada masyarakat.
Selain itu, ia juga aktif pada berbagai organisasi sosial dan advokasi, mulai dari Serikat Pekerja hingga Lembaga Bantuan Hukum (LBH).
Hal ini menunjukkan komitmennya terhadap keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.
Program Sosial dan Infrastruktur Desa
Tak hanya fokus pada bidang hukum, Sunarso juga menjalankan berbagai program pembangunan seperti, peningkatan infrastruktur jalan menuju lahan pertanian.
BACA JUGA: Polres OKU Timur Bongkar Bisnis Narkoba Senilai Rp 53 Juta, Enam Pelaku Diringkus
Kemudian, pembangunan fasilitas olahraga dan ruang bermain anak, program penghijauan dan pemakmuran rumah ibadah serta pengajian rutin dan penguatan budaya musyawarah serta gotong royong.
Menuju Penghargaan Peacemaker Justice Award
Berkat dedikasi dan inovasinya, Sunarso kini menjadi salah satu kandidat dalam ajang Peacemaker Justice Award dari Kementerian Hukum dan HAM RI.
BACA JUGA: Tim Gabungan Razia Tempat Karaoke di Belitang, Begini Hasilnya
Penghargaan ini dìberikan kepada kepala desa yang aktif menyelesaikan konflik masyarakat secara damai dan non-litigasi.
Sunarso berharap kiprahnya dapat menjadi inspirasi bagi kepala desa lainnya dalam membangun desa yang adil, religius, dan mandiri. (gas).





