Berkat Inovasi Tepung Mocaf Ubi Racun, Tim Guru OKU Timur Raih Medali Platinum di ITECC Malaysia

oleh
Berkat Inovasi Tepung Mocaf Ubi Racun, Tim Guru OKU Timur Raih Medali Platinum di ITECC Malaysia
Inovasi tepung mocaf dari OKU Timur menang Medali Platinum di ITECC Malaysia. Solusi lokal ini mampu menggantikan tepung terigu impor dan dorong kemandirian pangan. Foto: Indra/idsumsel

“Inovasi Pengolahan Singkong Racun Jadi Tepung Mocaf Dorong Kemandirian Pangan Daerah”

IDSUMSEL.COM – Prestasi luar biasa ditorehkan para guru asal Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Provinsi Sumatera Selatan.

BACA JUGA: Guru OKU Timur Borong Medali Internasional di ITECC Malaysia

Tim guru yang tengah menempuh studi Program Magister Teknologi Pendidikan dì Universitas Sriwijaya (UNSRI) kelas pendidikan Fisika mengharumkan nama daerah di kancah internasional.

Berkat inovasinya, kelima guru tersebut sukses meraih Medali Platinum pada ajang International Emerging Trends in Education Colloquium and Poster Competition (ITECC).

BACA JUGA:Lantik Pengurus Dekranasda, Dorong Inovasi Perkuat Ekonomi Kreatif

Kegiatan bergengsi berskala internasional itu berlangsung dì Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Senin, 1 Desember 2025.

Adapun para guru peraih Medali Platinum tersebut adalah Tri Dharma Pratiwi, S.Pd., Taufiq Sutanto, S.Pd., Illiyin Ethika Anhar, S.Pd., Ayu Tiara Arqharana, S.Pd dan Masduki, S.Pd.

Mereka mengusung inovasi bertajuk “Pengolahan Ubi Racun Menjadi Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) untuk Mendukung Kemandirian Pangan”.

Kurangi Ketergantungan Tepung Terigu Impor

 

Ketua tim peraih medali Platinum, Tri Darma Pratiwi SPd menjelaskan, inovasi ini lahir dari keprihatinan terhadap tingginya ketergantungan Indonesia pada tepung terigu impor.

BACA JUGA: SMKN 1 Martapura Pelopor Konversi Motor Listrik di OKU Timur

Padahal, banyak makanan tradisional Indonesia sangat bergantung pada tepung tersebut.

Berangkat dari permasalahan ini, tim guru mengembangkan alternatif berbasis kearifan lokal, yakni tepung mocaf yang diolah dari ubi kayu jenis singkong racun.

Tri mengatakan, dì Kabupaten OKU Timur, singkong racun tumbuh dengan sangat melimpah karena kondisi tanah dan iklim yang mendukung.

BACA JUGA: Marching Band SMAN 3 Martapura Semarakan HGN dan HUT PGRI

Tanaman ini dapat tumbuh subur tanpa perawatan khusus. Namun, kandungan sianida yang tinggi membuat singkong racun harus dìolah melalui proses khusus agar aman dìkonsumsi.

SMKN 1 Martapura Jadi Pelopor Pembelajaran Pengolahan Mocaf

 

Salah satu sekolah dì OKU Timur, yaitu SMKN 1 Martapura, telah menjadi pelopor pembelajaran perubahan energi dalam mengolah singkong racun menjadi tepung mocaf.

Melalui pembelajaran PIPAS, para siswa dan guru melakukan proses fermentasi, perendaman, hingga pengeringan.

“Tujuannya untuk menurunkan kadar sianida hingga mencapai 10 ppm atau batas aman konsumsi,” ungkap Tri yang juga selaku guru dì SMKN 1 Martapura.

BACA JUGA: Inovasi Krasibu Bawa Bank Sampah Dagadu Juara 1 Lomba Inovasi Daerah 2025

Setelah melalui proses tersebut, singkong kemudian dìhaluskan hingga menjadi tepung mocaf yang dapat dìgunakan sebagai bahan baku makanan.

“Selain lebih sehat, tepung mocaf juga bisa sekaligus menjadi pengganti tepung terigu impor,” tegas Wiwit sapaan akrabnya.

Lebih Sehat dan Ekonomis

 

Tri Darma mengatakan, keberadaan tepung mocaf tidak hanya sehat dan ekonomis, tetapi juga memiliki sejumlah keunggulan.

Kandungan serat dan karbohidratnya lebih tinggi dìbanding tepung terigu. Mocaf juga ramah bagi penderita dìabetes dan memiliki harga lebih terjangkau karena bahan bakunya melimpah dì daerah.

BACA JUGA: Prestasi Membanggakan! Empat Pelajar SMPN 1 BMR OKU Timur Raih Medali Emas di ISRC 2025

Dengan berbagai kelebihannya, tepung mocaf dìnilai mampu menjadi solusi dalam mendorong ketahanan dan kemandirian pangan nasional, khususnya dì tingkat daerah.

“Inovasi yang kami buat ini juga sejalan dengan asta cita presiden Prabowo Subianto, terkait ketahanan pangan nasional,” bebernya.

Berharap Dikembangkan Pemerintah Daerah

 

Tim guru berharap pemerintah daerah OKU Timur dan Provinsi Sumatera Selatan dapat mendukung dan mengembangkan inovasi ini secara lebih luas.

Sebab, potensi produksi mocaf dì OKU Timur sangat besar, mengingat ketersediaan singkong racun yang melimpah setiap tahun.

BACA JUGA: Pemkab OKU Timur Dapat Penghargaan dari Kemenimipas

Tri menjelaakan, pengembangan industri tepung mocaf tidak hanya dapat mengurangi ketergantungan terhadap tepung terigu impor.

“Jika dìproduksi dalam jumlah besar, inovasi ini dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat OKU Timur,” paparnya.

Prestasi Internasional Mengharumkan Daerah

 

Tri menambahkan, bahwa inovasi Mocaf menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran sains dapat memberikan kontribusi langsung bagi isu nasional.

BACA JUGA: DLH Support Bank Sampah Dagadu Jadi Pusat Edukasi Lingkungan

“Penghargaan ini memicu kami untuk terus berinovasi, khususnya dalam pembelajaran berbasis STEM,” ujarnya.

Keberhasilan tim guru yang meraih Medali Platinum dì ITECC Malaysia menjadi bukti bahwa inovasi berbasis potensi lokal mampu bersaing dì kancah internasional.

BACA JUGA: Revolusi Pendidikan Daerah, OKU Timur Pecahkan Tiga Rekor MURI

Prestasi ini sekaligus membawa nama baik Kabupaten OKU Timur dan Indonesia, serta menjadi motivasi bagi para guru hingga peserta didik untuk terus berkarya. (gas).

No More Posts Available.

No more pages to load.